Damkar Lamongan Tangkap Ular Sanca 4,2 Meter Usai Santap Dua Ekor Mentok
Lamongan, (afederasi.com) – Seekor ular Sanca Kembang (Reticulated Python) berukuran jumbo mengejutkan warga Desa Tebluru, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, pada Sabtu (07/02/2026) pagi. Ular sepanjang kurang lebih 4,2 meter tersebut ditemukan di dalam kandang ternak milik warga setelah sempat memangsa dua ekor mentok.
Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Korwil Paciran yang menerima laporan segera meluncur ke lokasi untuk mengamankan predator melata tersebut agar tidak membahayakan warga sekitar.
Peristiwa ini bermula saat pemilik ternak mendapati suasana gaduh di kandangnya sekitar pukul 09.00 WIB. Saat diperiksa, pemilik terkejut melihat seekor ular sanca berukuran besar sedang melingkar di dalam kandang. Diketahui, dua ekor ternak jenis mentok milik warga telah raib dimangsa oleh ular tersebut.
Khawatir akan keselamatan keluarga dan ternak lainnya, warga segera menghubungi pos Damkar Korwil Paciran untuk meminta bantuan evakuasi.
Menerima laporan pada pukul 09.10 WIB, tim Damkar langsung bergerak satu menit kemudian. Tiba di lokasi pada pukul 09.28 WIB, petugas yang dibekali peralatan khusus langsung melakukan tindakan pengamanan. Meski ukuran ular cukup besar dan memiliki tenaga kuat, petugas berhasil mengevakuasi ular tersebut hanya dalam waktu 11 menit.
Suwanto, Korwil Damkar Lamongan menjelaskan bahwa posisi ular saat itu berada di area yang cukup sempit di dalam kandang ternak.
"Kami menerima laporan adanya ular sanca yang masuk ke pemukiman dan sudah memangsa dua ekor mentok milik warga. Karena ukurannya yang mencapai 4,2 meter, keberadaan ular ini tentu sangat berisiko jika tidak segera dievakuasi," ujar Suwanto saat dikonfirmasi afederasi.com, Minggu (8/2/2026) siang.
Suwanto menambahkan bahwa proses evakuasi berjalan lancar tanpa ada kendala berarti maupun cedera pada personel maupun warga. Setelah berhasil diamankan pada pukul 09.39 WIB, ular sanca tersebut kemudian dibawa ke markas Korwil Damkar Paciran untuk penanganan lebih lanjut sebelum nantinya dilepasliarkan ke habitat yang jauh dari pemukiman penduduk.
Pihak Damkar juga mengimbau kepada warga Kabupaten Lamongan, khususnya di wilayah Solokuro dan sekitarnya, agar selalu waspada terhadap kondisi kandang ternak yang lembap atau kotor, karena lokasi tersebut sering kali menjadi tempat persembunyian ular, terutama saat musim tertentu. (yan)
What's Your Reaction?



