Bupati Situbondo Tinjau Korban Kebakaran di Panarukan, Ajak Warga Hidupkan Kembali Tradisi Ajegèn
Situbondo, (afederasi.com) – Musibah kebakaran yang melanda Dusun Randu, Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, Situbondo, Minggu (28/9/2025) malam, menghanguskan dua rumah milik Suwarto (73) dan Mulyadi (50). Kerugian ditaksir mencapai Rp80 juta.
Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo atau yang akrab disapa Mas Rio, turun langsung ke lokasi kejadian. Kehadirannya untuk memastikan kondisi korban selamat sekaligus menyerahkan bantuan darurat. Ia datang bersama jajaran pemerintah desa, BPBD, dan Dinas Sosial Situbondo.
“Bantuan pertama yang kami serahkan berupa selimut, perlengkapan mandi, tikar, dan kebutuhan mendesak lainnya. Namun yang terpenting adalah memastikan rumah warga yang terbakar bisa segera kembali berdiri,” tegas Mas Rio.
Tak hanya dari pemerintah, Mas Rio juga mendorong masyarakat untuk kembali menumbuhkan semangat gotong royong. Ia menyinggung tradisi Ajegèn, budaya khas Madura yang menekankan solidaritas warga dalam membangun rumah secara bersama-sama.
“Saya berharap, budaya Ajegèn bisa kembali dihidupkan. Dengan gotong royong, kita bisa saling menjaga lingkungan sekaligus membantu sesama. Itu nilai luhur yang harus kita rawat,” ujarnya.
Meski tidak ada korban jiwa, dua keluarga korban kini kehilangan tempat tinggal. Pemkab Situbondo memastikan akan terus mendampingi hingga rumah mereka dapat kembali dibangun.(vya/dn)
What's Your Reaction?


