Bupati Lamongan Resmikan Ruas Jalan Plembon–Made Sepanjang 2,45 Kilometer

09 Jan 2026 - 19:16
Bupati Lamongan Resmikan Ruas Jalan Plembon–Made Sepanjang 2,45 Kilometer
Bupati Yes Saat Meresmikan Ruas Jalan Plembon—Made. (Iyan Farikh/afederasi.com)

Lamongan, (afederasi.com) – Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, secara resmi meresmikan Jalan Raya Plembon–Made pada Rabu (8/1/2026). Infrastruktur sepanjang 2,45 kilometer ini diproyeksikan menjadi jalan protokol utama yang akan menopang konektivitas wilayah sekaligus memacu roda perekonomian masyarakat di Kabupaten Lamongan.

Pembangunan jalan ini merupakan bagian dari program Inpres Jalan Daerah (IJD) yang dikerjakan dengan spesifikasi teknis tinggi agar mampu menahan beban kendaraan besar dalam jangka panjang.

Prioritas Konektivitas dan Ekonomi

Bupati yang akrab disapa Pak Yes ini memberikan apresiasi atas tuntasnya pengerjaan ruas tersebut. Meski secara simbolis baru diresmikan hari ini, jalan tersebut sejatinya telah mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar.

"Terima kasih, hari ini kita bisa meresmikan, walaupun kemarin sudah dilewati dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Jalan IJD ini memang cukup panjang dan kita harapkan menjadi jalan protokol utama yang menjadi prioritas untuk segera diselesaikan secara menyeluruh," ujar Pak Yes.

 

Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk menyempurnakan sisa pekerjaan yang belum rampung melalui kolaborasi anggaran.

"Masih ada sisa-sisa pekerjaan yang akan kita lanjutkan, baik melalui APBD maupun kita usulkan kembali ke pemerintah pusat, agar bisa dilanjutkan dengan konstruksi yang sama seperti yang sudah dibangun oleh Balai," tambahnya.

Pemilihan spesifikasi konstruksi yang kokoh bukan tanpa alasan. Jalan Plembon–Made merupakan jalur strategis yang dilalui oleh armada Trans Jatim. Selain itu, wilayah tersebut mencakup area Made hingga Sugio yang dikenal sebagai lumbung padi nasional.

"Ke depan, jalan ini kita siapkan dengan kekuatan yang cukup sehingga bisa digunakan kendaraan besar. Ini penting untuk mendukung pertanian dan distribusi hasil produksi," jelas Bupati.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 459 Provinsi Jawa Timur dari Ditjen Bina Marga BBPJN Jatim–Bali, Arvian Zanuardi, menjelaskan bahwa proyek senilai Rp28 miliar ini dikerjakan dengan intensitas tinggi karena durasi kontrak yang sangat singkat, yakni hanya 55 hari.

Arvian mengungkapkan bahwa total panjang ruas Made–Plembon sebenarnya mencapai 5,3 kilometer. Namun, dukungan dana APBN melalui IJD saat ini baru 

mencakup 2,45 kilometer. Sisanya akan dikolaborasikan dengan APBD Lamongan agar akses jalan tersambung tanpa terputus.

"Kami coba untuk menuntaskan agar supaya nyambung, karena memang di ruas jalan ini ada beberapa penanganan, baik dari APBN maupun APBD. Ini artinya kolaborasi yang baik antara pemerintah pusat maupun pemerintah daerah," ungkap Arvian.

Arvian juga menekankan pentingnya peran wilayah Kecamatan Sugio sebagai penyokong ketahanan pangan. Ia berharap infrastruktur yang baik akan mempermudah mobilitas hasil tani.

"Tentu nantinya kami juga membuka peluang usulan pembangunan jembatan untuk melengkapi konektivitas wilayah sesuai program prioritas nasional," pungkasnya.

Pemerintah Kabupaten Lamongan berharap dengan diresmikan jalan ini, akses antarwilayah semakin lancar dan pelayanan transportasi publik, khususnya Trans Jatim, dapat berjalan lebih optimal demi meningkatkan kesejahteraan warga Lamongan. (yan)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow