Berawal dari Aduan Suara Horor, Damkar Lamongan Berhasil Evakuasi Burung Hantu dari Plafon Rumah

01 Feb 2026 - 09:08
Berawal dari Aduan Suara Horor, Damkar Lamongan Berhasil Evakuasi Burung Hantu dari Plafon Rumah
Petugas Damkar Lamongan Berhasil Mengevakuasi Burung Hantu Diatas Plafon Rumah Warga yang Mengganggu (Iyan Farikh/afederasi.com)

Lamongan, (afederasi.com) – Keberadaan tamu tak diundang menghebohkan warga Desa Plosowahyu, Kecamatan Lamongan, pada Sabtu (31/01/2026) siang. Seekor burung hantu ditemukan bersarang di dalam plafon rumah warga, hingga memaksa Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Lamongan turun tangan.

Kejadian ini bermula saat pemilik rumah, M. Robi (30), warga Dusun Plosogeneng RT 02 RW 02, curiga dengan suara horor dan aktivitas menakutkan di bagian atas rumahnya. Setelah diperiksa, ternyata seekor burung hantu telah masuk dan menetap di area plafon, yang dikhawatirkan dapat mengganggu kenyamanan penghuni rumah.

Tak ingin mengambil risiko, Robi segera menghubungi Mako Damkar Korwil Lamongan sekitar pukul 11.40 WIB. Respon cepat ditunjukkan petugas dengan berangkat menuju lokasi hanya dua menit setelah laporan diterima.

Tim yang tiba di lokasi sekitar pukul 12.00 WIB langsung melakukan asesmen medan. Mengingat posisi burung hantu berada di ruang sempit plafon, petugas harus ekstra hati-hati agar hewan tersebut tidak stres maupun melukai petugas.

Dengan menggunakan alat penjepit khusus (snake tong), petugas perlahan menjangkau burung tersebut. Setelah sekitar 40 menit berjibaku di area sempit, burung hantu tersebut akhirnya berhasil dievakuasi dengan aman tanpa mengalami luka sedikit pun.

Koordinator Wilayah (Korwil) Damkar Lamongan, Suwanto, membenarkan adanya kegiatan evakuasi tersebut. Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melapor jika menemukan hewan liar yang masuk ke pemukiman.

"Kami menerima laporan dari pemilik rumah terkait adanya gangguan burung hantu di plafon. Personel langsung kami terjunkan dengan peralatan lengkap. Alhamdulillah, dalam waktu singkat burung tersebut berhasil kita amankan dan segera kita bawa ke tempat yang lebih layak demi menjaga keseimbangan ekosistem," ujar Suwanto saat dikonfirmasi afederasi.com, Minggu (1/2/2026) pagi.

Seluruh rangkaian evakuasi dinyatakan selesai pada pukul 12.40 WIB. Tim Damkar kemudian kembali ke mako setelah memastikan kondisi rumah pelapor dalam keadaan aman dan kondusif. (yan)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow