Awas! Jalan Raya Sukorame–Slaji Lamongan Longsor

23 Dec 2025 - 13:42
Awas! Jalan Raya Sukorame–Slaji Lamongan Longsor
Kondisi Jalan Raya Sukorame - Slaji yang Longsor. (Iyan Farikh/afederasi.com)

Lamongan, (afederasi.com) – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Lamongan mengakibatkan akses jalan penghubung Kecamatan Sukorame menuju Slaji mengalami kerusakan serius. Tembok Penahan Tanah (TPT) dan gorong-gorong di Desa Wedoro, Kecamatan Sukorame, dilaporkan longsor pada Selasa pagi (23/12/2025) sekitar pukul 07.00 WIB.

Peristiwa bermula cuaca ekstrem yang terjadi sejak Senin sore (22/12/2025). Tingginya intensitas hujan menyebabkan debit air sungai di bawah jembatan meningkat drastis. Arus yang deras kemudian mengikis struktur tanah hingga meruntuhkan dinding penahan jalan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kerusakan terparah terjadi pada area penyangga jembatan. Material tanah dan beton gorong-gorong tampak ambrol ke dasar sungai, yang mengancam stabilitas badan jalan raya di atasnya.

Pihak Polsek Sukorame segera bergerak cepat ke lokasi untuk melakukan pengamanan. Petugas memasang garis polisi dan rambu peringatan darurat agar pengguna jalan tidak terperosok, mengingat separuh bahu jalan menjadi rawan amblas.

Kapolsek Sukorame, IPTU Hariono, mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, ia menekankan bahwa kerusakan infrastruktur ini memerlukan penanganan segera agar mobilitas warga tidak terputus total.

"Kami sudah melakukan pengecekan di lokasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk langkah perbaikan. Saat ini, fokus kami adalah memastikan keselamatan pengguna jalan dengan memberikan tanda peringatan di titik-titik rawan," ujar IPTU Hariono saat di Konfirmasi, Selasa (23/12/2025).

Ia juga memberikan imbauan khusus kepada masyarakat mengingat puncak musim penghujan masih berlangsung.

"Kami mengimbau warga agar tetap waspada, terutama saat melintas di jalur Sukorame–Slaji pada malam hari atau saat hujan lebat. Curah hujan tinggi masih berpotensi memicu longsor susulan di titik-titik rawan lainnya," tambahnya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian bersama Pemerintah Kecamatan Sukorame terus memantau kondisi debit air sungai dan kestabilan tanah di sekitar lokasi longsor. Koordinasi lintas sektor sedang dilakukan untuk mempercepat proses perbaikan gorong-gorong dan TPT agar jalur tersebut kembali aman dilalui kendaraan bermotor. (yan)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow