Aksi Kejar-Kejaran Viral, Wanita Rekam Pelaku Begal Payudara di Tulungagung

11 Jul 2024 - 14:08
Aksi Kejar-Kejaran Viral, Wanita Rekam Pelaku Begal Payudara di Tulungagung
Tangkapan layar dari rekaman video aksi kejar kejaran antara kobran dengan pelaku, yang kini beredar di kalangan warganet Tulungagung (ist)

Tulungagung, (afederasi.com) - Sebuah video yang memperlihatkan aksi kejar-kejaran antara seorang wanita dan terduga pelaku begal payudara menjadi viral di kalangan warganet Kabupaten Tulungagung. Video tersebut menampilkan seorang wanita yang berusaha mengejar sepeda motor di depannya sambil merekam kejadian tersebut menggunakan ponselnya.

Wanita tersebut terus berteriak dengan nada marah dan tangis, sementara pengendara sepeda motor bebek manual dengan nomor polisi AG 6855 RAB terus melaju tanpa memperdulikan teriakan tersebut. Dari suara knalpot yang terdengar, sepeda motor itu diduga jenis Suzuki Satria FU.

"Mandek opo ora? Ora mandek tak laporne polisi!" seru wanita itu dengan tegas, mengancam akan melaporkan pelaku ke polisi jika tidak berhenti.

Aksi kejar-kejaran ini terjadi di Jalan Diponegoro, simpang Tamanan ke arah utara. Terduga pelaku tampak tidak menggubris teriakan wanita tersebut dan berbelok ke arah barat di simpang empat Kantor BRI Cabang Tulungagung, menuju Kelurahan Karangwaru. Teriakan wanita itu semakin putus asa saat jarak dengan pelaku semakin jauh.

Menurut informasi yang diterima, pelaku diduga telah meremas payudara wanita tersebut sebelum melarikan diri. "Dia sudah membuat laporan ke Polres," ungkap seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya, sebut saja Boni.

Kejadian bermula ketika korban, DA (22), mengendarai sepeda motor pada Sabtu (6/7/2024) pukul 22.00 WIB. Dalam perjalanan pulang, DA merasa diikuti oleh seorang pria yang kemudian menghampirinya di simpang Gleduk dan mengajak berbicara. Karena merasa tidak kenal, DA meminta pria tersebut berhenti mengikutinya.

"Korban sempat ngebut supaya bisa menjauh dari laki-laki yang membuntuti itu," tambah Boni.

Namun, pria tersebut tidak berhenti dan malah semakin mendekati DA, lalu meremas payudaranya sebelum kembali melarikan diri.

Korban yang tidak terima dengan tindakan tersebut memutuskan untuk merekam aksi pelaku saat melarikan diri dari Jalan Yos Sudarso ke arah timur dan masuk ke Jalan Diponegoro. Rekaman inilah yang kemudian beredar luas di media sosial.

"Akhirnya rekamannya itu yang beredar," tutup Boni. (dn)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow