Aksi Jambret Kepergok Korban, Pemuda Situbondo Jadi Amukan Warga

DD (22) warga Desa Pesisir, Kecamatan Besuki, Situbondo, babak belur di hakimi massa, seusai kepergok melakukan aksi jambret kepada ibu rumah tangga (irt), Rabu (1/2/2023)

01 Feb 2023 - 21:48
Aksi Jambret Kepergok Korban, Pemuda Situbondo Jadi Amukan Warga
Pelaku saat di gelandang ke Mapolres Situbondo (alifia rahma/afederasi.com)

Situbondo, (afederasi.com) - DD (22) warga Desa Pesisir, Kecamatan Besuki, Situbondo, babak belur di hakimi massa, seusai kepergok melakukan aksi jambret kepada ibu rumah tangga (irt), Rabu (1/2/2023). 

Aksi massa sempat terhenti setelah anggota Polsek Besuki tiba di lokasi kejadian. Guna menghindari amukan massa akhirnya pelaku digelandang ke Mapolres Situbondo. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun afederasi.com, aksi jambret itu terjadi ketika korban yakni Izatun Nisa (25) bersama dengan anaknya yang masih berusia 3 tahun mengendarai sepeda motor dari arah utara ke selatan. 

Namun, saat melintas di depan pondok pesantren yang ada di Desa/Kecamatan Besuki, terduga pelaku memepet korban. Bahkan, langsung menjambret ponsel milik korban yang ada di saku jaket sebelah kanan. 

Sadar ponselnya diambil terduga pelaku yang kabur ke arah barat. Korban langsung mengejarnya sambil berteriak maling, dan teriakan korban mengundang perhatian warga sekitar.

Apesnya, saat melintas di depan Ponpes Bustanul Abror Besuki, pelaku terjatuh dan ditabrak oleh korban. Warga yang mengetahui kejadian itu, langsung membantu menangkap pelaku. Wajah terduga pelaku sempat babak belur akibat terjatuh dari motornya dan mendapat hadiah bogem mentah dari warga yang geram. 

Kapolsek Besuki, AKP Sulaiman membenarkan telah mengamankan terduga pelaku jambret, selain itu petugas juga berhasil mengamankan barang bukti satu buah ponsel merek realme C, dan sepeda motor yang digunakan terduga pelaku dalam melakukan aksinya, serta sepeda motor yang dikemudikan korban.

"Untuk pengembangan kasusnya, terduga pelaku masih diminta keterangannya oleh penyidik," katanya. 

AKP Sulaiman menambahkan berdasarkan keterangan sementara dari pengakuan terduga pelaku, dia mengaku melakukan aksinya pada tiga tempat kejadian perkara (TKP) di Besuki pada Januari 2023.

"Keterangan sementara, pelaku mengaku sudah 3 kali melakukan aksi itu di tiga TKP selama Januari 2023, namun saat ini masih kita kembangkan," tutupnya.(vya/dn) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow