Koalisi Enam Partai Mantapkan Dukungan untuk Pasangan Rio-Ulfiyah di Pilkada Situbondo 2024

28 Aug 2024 - 23:25
Koalisi Enam Partai Mantapkan Dukungan untuk Pasangan Rio-Ulfiyah di Pilkada Situbondo 2024
Konferensi pers di gedung PKB (alifia rahma/afederasi.com)

Situbondo, (afederasi.com) — Kontestasi politik di Kabupaten Situbondo semakin memanas dengan kehadiran pasangan calon bupati dan wakil bupati, Yusuf Rio Wahyu Prayogo dan Ulfiyah, yang telah mendapatkan dukungan kuat dari koalisi besar enam partai dengan total 30 kursi di DPRD Situbondo. Koalisi ini terdiri dari PKB, PPP, Nasdem, Hanura, Golkar, dan PSI, yang kini berambisi membawa pasangan ini menuju kemenangan besar di Pilkada 2024.

Ketua DPC PKB Situbondo, Ali Yafi, dalam konferensi pers menyatakan optimisme tinggi atas kekuatan koalisi yang telah dibentuk. Ia juga mengisyaratkan bahwa PDIP, dengan tambahan 5 kursi, kemungkinan besar akan segera bergabung, semakin memperkuat barisan pendukung pasangan Yusuf Rio Wahyu Prayogo dan Ulfiyah.

"Dengan adanya 6 koalisi partai ini, kami yakin bisa meraih kemenangan hingga 75%, dan semoga PDIP segera menyusul untuk menambah kekuatan," ujar Ali Yafi.

Yang lebih mengejutkan adalah keputusan Ketua DPD Partai Golkar Situbondo, Rahmad SH, untuk bergabung dalam koalisi pengusung pasangan Rio dan Ulfiyah. Langkah ini mengejutkan banyak pihak karena sebelumnya Golkar terlibat dalam proses pencalonan Karna Suswandi-Khoirani. Namun, perubahan arah dukungan Golkar ditetapkan berdasarkan Surat Rekomendasi DPP Partai Golkar.

“Saya dan rekan-rekan dari Partai Golkar kemarin mengantar pasangan Karna Suswandi-Khoirani untuk mendaftar sebagai bakal calon bupati dan wakil bupati Situbondo sebagai bentuk komitmen. Namun, kami terkejut saat mengetahui formulir B.1 KWK dari Plt Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Timur jatuh kepada pasangan Yusuf Rio Wahyu Prayogo dan Ulfiyah,” ungkap Rahmad.

Rahmad juga menjelaskan bahwa pengurus DPD Partai Golkar Situbondo sempat mengantar pasangan Karunia ke KPU berdasarkan Surat Keputusan DPP Partai Golkar Nomor 694 tertanggal 24 Juli 2024. Namun, saat itu, formulir B.1 KWK belum tersedia, sehingga ia dan Pak Heru tidak menandatangani pengantaran tersebut.

“Ketika kami mengantar pasangan Karunia ke KPU Situbondo, formulir B.1 KWK belum ada, itu sebabnya kami tidak menandatangani pengantaran tersebut,” jelas Rahmad.

Dengan dukungan koalisi besar dan tambahan kekuatan dari PDIP yang sedang dalam proses bergabung, pasangan Yusuf Rio Wahyu Prayogo dan Ulfiyah kini menjadi salah satu kandidat terkuat dalam pertarungan Pilkada Situbondo 2024. (vya/dn)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow