Yair Netanyahu Kritik IDF dan Pengadilan Tinggi, Dipermalukan di Media Sosial

Yair Netanyahu, putra Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, membuat gebrakan kontroversial dengan mengkritik Pasukan Pertahanan Israel (IDF), Pengadilan Tinggi, dan media.

23 Nov 2023 - 09:00
Yair Netanyahu Kritik IDF dan Pengadilan Tinggi, Dipermalukan di Media Sosial
Yair Netanyahu, putra Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. [Hareetz]

Jakarta, (afederasi.com) - Yair Netanyahu, putra Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, membuat gebrakan kontroversial dengan mengkritik Pasukan Pertahanan Israel (IDF), Pengadilan Tinggi, dan media. Pada hari Sabtu, Yair membagikan postingan di akun Telegramnya yang menyalahkan kegagalan IDF dan Pengadilan Tinggi terkait serangan pada 7 Oktober 2023. Meskipun berada di Miami, AS, Yair menyebarkan klip yang mengungkapkan perubahan kebijakan keamanan oleh Pengadilan Tinggi terkait perbatasan Jalur Gaza.

Dalam klip tersebut, seorang pengacara dari Kohelet Policy Forum, sebuah lembaga pemikir konservatif yang berpengaruh di Israel, menjadi sorotan. Yair Netanyahu menyoroti peran Pengadilan Tinggi dalam merubah pengaturan keamanan, termasuk instruksi untuk melepaskan tembakan di perbatasan Gaza. Ia juga membagikan tangkapan layar berita dari Kan yang menyatakan pesan dari Shin Bet dan IDF terkait operasi ekonomi Gaza untuk menjaga perdamaian di Jalur Gaza.

Meski mengkritik negaranya sendiri, Yair Netanyahu mendapat kritik tajam di media sosial. Pengguna @mirrxxxx menulis, "Anak PMnya aja kabur, ya jelas lah tentaranya juga kabur klo ketemu hamas. Beraninya diudara doang." Sejumlah komentar lainnya mencemooh keputusannya pindah ke AS ketika Israel menghadapi konflik dengan Hamas dan Gaza seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com.

Terkait hal ini, @thrxxx berkomentar, "Antara takut mati atau dia tau ayahnya gila." Kritik juga datang dari @scorxxxx yang menyebut, "Orang israhell keknya takut bgt mati anj*r, kemaren liat tentara IDF yang kocar kacir pas perang bukannya maju."

Untuk lebih memahami Yair Netanyahu, dia lahir di Yerusalem pada 26 Juli 1991, anak dari Benjamin Netanyahu dan Sara. Selain sebagai podcaster, Yair dikenal sebagai aktivis politik Israel. Dia menempuh pendidikan di Sekolah Menengah Seni di Yerusalem sebelum bertugas di Unit Juru Bicara IDF. Setelah dinas militernya, Yair bekerja sebagai direktur media sosial untuk LSM Israel, Shurat HaDin.

Yair Netanyahu juga memiliki latar belakang akademis, memperoleh gelar Bachelor of Arts di bidang Hubungan Internasional dari Universitas Ibrani Yerusalem, dan gelar Master of Arts di bidang Studi Pemerintahan dari Pusat Interdisipliner di Herzliya.

Yair Netanyahu tidak hanya aktif dalam dunia politik. Dia pernah menjadi perhatian media ketika dikabarkan berkencan dengan Sandra Leikanger, seorang mahasiswa Norwegia, pada tahun 2014. Hubungannya dengan Leikanger, yang bukan Yahudi, memicu kontroversi.

Pada tahun 2015, Yair berkencan dengan Lee Levi, seorang model dan pelajar Denmark-Israel. Yair mendapat kartu persnya dari Kantor Pers Pemerintah Israel pada Juni 2022. Namun, sejak awal 2023, Yair pindah ke Miami dan mendapat kritik karena tetap tinggal di AS selama konflik dengan Hamas, meskipun perdana menteri menyatakan bahwa Yair menjadi sukarelawan di AS dan memberikan dukungan untuk militer dan layanan darurat.(mg-2/jae)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow