Warga Tambakboyo Lamongan Sambut Positif Masuknya SPAM Mojolagres

20 Jan 2026 - 10:56
Warga Tambakboyo Lamongan Sambut Positif Masuknya SPAM Mojolagres
Pihak PDAM Lamongan Optimis Target Ribuan Sambungan Baru di Wilayah Selatan Akan Tercapai Tepat Waktu. (Iyan Farikh/afederasi.com)

Lamongan, (afederasi.com) – Kabar menggebirakan menghampiri warga Desa Tambakrigadung, khususnya di Dusun Tambakboyo, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan. Penantian panjang masyarakat akan akses air bersih yang layak kini menemui titik terang seiring dengan akan masuknya jaringan Sistem Penyedia Air Minum (SPAM) Mojokerto, Lamongan, dan Gresik (Mojolagres).

Program percepatan (crash program) yang diusung Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Lamongan ini disambut dengan sukacita dan antusiasme tinggi oleh warga setempat.

Selama ini, pemenuhan kebutuhan air bersih menjadi tantangan tersendiri bagi warga di wilayah selatan Lamongan. Masuknya jaringan SPAM Mojolagres dinilai menjadi solusi konkret bagi masalah yang telah lama mendera.

Kepala Desa Tambakrigadung, M. Takim, mengungkapkan bahwa warganya menyambut positif langkah pemerintah daerah ini. Hal tersebut dibuktikan dengan membludaknya jumlah pendaftar untuk Sambungan Rumah (SR) baru.

"Kami sangat bersyukur atas program PDAM yang masuk ke Desa Tambakrigadung, karena itu yang menjadi harapan seluruh warga selama ini. Semoga dengan program ini warga semakin sejahtera. Sesuai dengan visi dan misi Pemdes Tambakrigadung," ujar M. Takim saat dikonfirmasi afederasi.com, Selasa (20/1/2026) pagi.

Sementara itu, Pj Direktur Utama PDAM Lamongan, Syahrul Muhammad Majidi, menjelaskan bahwa pihaknya menargetkan 3.500 SR baru di wilayah selatan. Ia menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan target tersebut tepat waktu.

"Hingga saat ini, sudah ada sekitar 1.100 SR yang dalam proses. Kami optimis di bulan Januari ini ada tambahan 500 lagi, sehingga total mencapai 1.500 SR. Target kami, 3.500 SR di wilayah selatan ini selesai pada April nanti," ujar Syahrul, Selasa (20/1/2026) pagi.

Demi menjamin kelancaran distribusi ke ribuan rumah tersebut, Syahrul memastikan bahwa pasokan air baku dari SPAM Mojolagres telah siap dialirkan.

"Kami akan menerima tambahan pasokan air sebesar 50 liter per detik, sehingga total kapasitas menjadi 100 liter per detik. Dengan penambahan ini, kapasitas kami mampu melayani hingga 9.000 sambungan di wilayah selatan," jelasnya secara detail.

Mengenai aspek biaya, Syahrul memaparkan bahwa pihaknya tetap memberlakukan biaya standar, namun dengan kemudahan pembayaran agar tidak memberatkan warga.

"Biaya standar SR baru dipatok sebesar Rp1.671.000. Namun, jika diperlukan pengerjaan pipa tersier tambahan, ada biaya ekstra sekitar Rp1.000.000. Agar meringankan, biaya tersebut dapat dicicil sebanyak tiga kali atau selama tiga bulan, sesuai dengan perjanjian yang disepakati guna mempercepat proses pemasangan di lapangan," tambahnya.

Tak hanya soal kuantitas, Syahrul juga menekankan pentingnya kualitas produksi air melalui sistem semi-otomatisasi yang baru diterapkan. Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas kualitas air yang diterima pelanggan.

"Dulu prosesnya manual, jadi sangat bergantung pada petugas. Kalau petugas mengantuk atau lalai, kualitas air bisa terganggu. Dengan sistem semi-otomatis ini, pemberian bahan kimia lebih terukur sehingga kualitas air produksi tetap stabil dan terjaga secara reguler," pungkas Syahrul.

Selain Tambakrigadung, perluasan ini juga mencakup wilayah strategis lainnya seperti Perum Graha, Joto, Perum Kaliber, Wonokromo, Kaliwates, Sidodadi, Perum Trisno Mulyo, hingga Perumahan Gading. (yan)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow