Sukses Bawa SMPN 1 Lamongan Berprestasi Ditingkat Nasional, Yayuk Setia Rahayu Resmi Purna Tugas
Lamongan, (afederasi.com) – Suasana meriah sekaligus haru menyelimuti halaman SMP Negeri 1 Lamongan pada Jumat (30/1/2026) pagi. Momentum pelepasan masa purna tugas Kepala Sekolah, Yayuk Setia Rahayu, menjadi ajang apresiasi atas dedikasi dan rentetan prestasi luar biasa yang berhasil diraih sekolah selama masa kepemimpinannya.
Selama hampir tiga tahun menjabat, Yayuk dikenal sebagai sosok yang sangat dekat dengan siswa. Hal ini terlihat dari antusiasme para pelajar yang merasa berat melepas sosok pemimpin yang inspiratif tersebut.
"Alhamdulillah, antusiasme anak-anak luar biasa. Meskipun jabatan saya sebagai ASN harus berakhir, namun ini hanyalah awal bagi saya untuk terus mengabdi di masyarakat melalui bidang lain, seperti di PGRI," ujar Yayuk saat ditemui di sela-sela acara pelepasan.
Selama masa kepemimpinannya, SMPN 1 Lamongan berhasil menorehkan berbagai prestasi membanggakan di tingkat nasional. Salah satunya adalah keberhasilan sekolah menembus ranking 81 dari 41.000 SMP Negeri se-Indonesia.
Selain itu, sekolah ini meraih penghargaan dari BPOM Pusat terkait pangan jajanan anak sekolah yang aman, serta berhasil mempertahankan predikat Adiwiyata Mandiri untuk periode kedua. Prestasi siswa di bawah naungan Puspresnas juga mengalami lonjakan signifikan, di mana pada tahun terakhir tercatat sebanyak 22 kejuaraan nasional dan internasional berhasil diraih, meningkat jauh dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Yayuk menekankan bahwa kunci keberhasilan sekolah terletak pada kedekatan dengan siswa dan kreativitas dalam mengajar. Ia mengaku sengaja memilih jalur kepala sekolah dibanding posisi struktural karena kecintaannya pada dunia anak-anak.
"Saya tidak bisa bekerja jika tidak bertemu siswa. Di sanalah saya bisa berinovasi dan berkreativitas. Itulah yang membuat saya selalu bersemangat," ungkapnya.
Sebelum mengakhiri masa tugasnya, Yayuk berpesan kepada para tenaga pendidik untuk terus memberikan perhatian lebih kepada para siswa sebagai kunci utama dalam mencetak generasi berprestasi.
"Anak-anak ini hebat. Mereka hanya perlu didampingi oleh Bapak dan Ibu guru yang memiliki perhatian lebih. Dengan perhatian itu, mereka akan terus termotivasi untuk berprestasi," pungkas Yayuk. (yan)
What's Your Reaction?



