Survei CSIS: Mayoritas Rakyat Pilih Prabowo - Gibran sebagai Pilihan Utama dalam Pilpres 2024

Hasil survei terbaru dari Lembaga Pengkajian Strategis dan Swadaya Masyarakat, Centre For Strategic and International Studies (CSIS), menyoroti kecenderungan mayoritas rakyat Indonesia memilih pasangan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka sebagai favorit dalam Pilpres 2024.

28 Dec 2023 - 12:54
Survei CSIS: Mayoritas Rakyat Pilih Prabowo - Gibran sebagai Pilihan Utama dalam Pilpres 2024
Capres nomor urut 2, Prabowo Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka sebagai favorit dalam Pilpres 2024 (dok afederasi.com)

Jakarta, (afederasi.com) – Hasil survei terbaru dari Lembaga Pengkajian Strategis dan Swadaya Masyarakat, Centre For Strategic and International Studies (CSIS), menyoroti kecenderungan mayoritas rakyat Indonesia memilih pasangan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka sebagai favorit dalam Pilpres 2024.

Survei yang dilakukan setelah debat calon presiden menampilkan data menarik terkait preferensi masyarakat.

Menurut Direktur Eksekutif CSIS, Dr. Yose Rizal Damuri, Prabowo Subianto menduduki posisi paling atas sebagai calon presiden paling populer dengan persentase dukungan mencapai 97,2 persen. Sementara itu, Ganjar Pranowo menempati peringkat terendah dengan angka dukungan 91,1 persen.

Survei tersebut juga mencatat alasan masyarakat dalam memilih calon presiden, seperti integritas, kedekatan dengan rakyat, serta kepemimpinan yang tegas.

"Mayoritas pemilih menginginkan calon presiden yang memiliki latar belakang militer karena dianggap mampu menunjukkan sikap tegas," ujar Yose Rizal, Kamis (28/12/2023). 

Dalam konteks kasus hukum, dari tiga pasangan calon yang ada, Prabowo – Gibran adalah satu-satunya yang tidak pernah terlibat dalam sidang korupsi. Sementara Ganjar Pranowo dan Muhaimin Iskandar pernah terlibat dalam kasus tersebut.

Dukungan elektabilitas bagi pasangan Prabowo-Gibran pasca debat capres mencapai 43,7 persen di seluruh provinsi Indonesia. Diikuti oleh Anies-Muhaimin dengan 26,1 persen, dan Ganjar-Mahfud dengan 19,4 persen.

Penilaian publik terhadap debat cawapres menunjukkan bahwa Gibran dan Mahfud MD dinilai berhasil dalam menguasai materi yang disampaikan.

Secara regional, pasangan Prabowo-Gibran mendominasi di sejumlah wilayah seperti Jawa Barat (50,9 persen), Jawa Timur (52 persen), dan Sulawesi & Gorontalo (50 persen). Namun, mereka kalah di beberapa wilayah seperti Jawa Tengah & Yogyakarta.

Di samping itu, survei juga mengungkap tingkat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga negara, di mana Tentara Nasional Indonesia (TNI) mendapat tingkat kepercayaan tertinggi, sementara Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) berada pada posisi terendah.

Survei yang dilakukan oleh CSIS melibatkan 34 provinsi di Indonesia dengan metode multistage random sampling. Hasil survei ini memberikan gambaran signifikan terkait preferensi publik dan kepercayaan terhadap institusi negara menjelang Pemilu 2024.

Menurut Andre Ardi, peneliti dari Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), tingginya minat publik pada debat capres dan cawapres menunjukkan kesadaran masyarakat untuk memilih dengan bijak tanpa terpengaruh oleh informasi negatif di media sosial.

"Perlu dicatat bahwa performa di debat dapat memiliki dampak signifikan terhadap pergeseran popularitas salah satu pasangan calon," tutupnya. (mg-1/jae)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow