Sertifikat Tanah Kertas Bakal Dirubah Jadi Elektronik

"Ke depan nanti, sertifikat tanah kita. adalah sertifikat elektronik semuanya," jelas Kepala Kantor Pertanahan ATR/BPN Kabupaten Jember Dr. Akhyar Tarfi. 

17 Mar 2024 - 10:01
Sertifikat Tanah Kertas Bakal Dirubah Jadi Elektronik
Kepala Kantor Pertanahan ATR/BPN Kabupaten Jember Dr. Akhyar Tarfi. (Agung/afederasi.com)

Jember, (afederasi.com) - Pasca dilantik menjadi Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bakal melakukan kebijakan-kebijakan baru soal pertanahan. Terbaru, sertifikat tanah yang selamanya berbentuk kertas akan dirubah menjadi sertifikat elektronik. 

Hal itu ditegaskan oleh Kepala Kantor Pertanahan ATR/BPN Kabupaten Jember Dr. Akhyar Tarfi. "Kami sampaikan terkait dengan isu pertanahan yang hari ini menjadi isu aktual di tanah air, sehubungan dengan pelantikan  Agus Harimurti Yudhoyono menjadi menteri Pertanahan menggantikan Bapak Hadi Tjahjanto," ujar Akhyar Tarfi Kepala kantor BPN Kabupaten Jember, pada Jum'at (15/3/2924) usai menghadiri pelantikan PPATS di Pendopo Wahya wibawagraha. 

Tiga hal tersebut, kata Akhyar yang pertama adalah, terkait dengan pencatatan pendaftaran tanah di Indonesia diharapkan tahun 2026. Sekarang sudah diubah targetnya 2026 seluruh bidang tanah di Indonesia sebanyak 126 juta bidang itu bisa bersertifikat semua. Ini menjadi poin dan harus dilaksanakan oleh menteri yang baru. 

Yang kedua, terkait dengan transformasi digital, jadi ke depan nanti sertifikat tanah itu bukan lagi sertifikat analog atau sertifikat tanah kertas, tapi nanti paper less atau alias digital. "Ke depan nanti, sertifikat tanah kita. adalah sertifikat elektronik semuanya," jelas Kepala Kantor Pertanahan ATR/BPN Kabupaten Jember Dr. Akhyar Tarfi. 

Oleh sebab itu, pihaknya akan menginformasikan kepada masyarakat, supaya paham tentang perubahan bentuk sertifikat tanah tersebut. 

"Jadi masyarakat mulai sekarang akan disosialisasikan terkait dengan kegiatan proses sertifikat tanah elektronik ini,"katanya. 

Selain itu, kata Akhyar. Diperlukan kolaborasi, sinergitas pejabat Pemkab Jember. "kami sampaikan informasi ini supaya menjadi informasi bagi kita semua. Apalagi bagi para camat yang notabene-nya adalah tokoh-tokoh yang ada di masyarakat di seluruh kecamatan di Kabupaten Jember,"tandasnya. (gung)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow