Presiden Jokowi Apresiasi Sukses Program Mekaar PNM dalam Membangkitkan Ekonomi Keluarga Sejahtera

Presiden Jokowi menyampaikan kegembiraannya atas pertumbuhan program ini, mencatat bahwa dari Rp800 miliar pada tahun 2015.

30 Jan 2024 - 17:07
Presiden Jokowi Apresiasi Sukses Program Mekaar PNM dalam Membangkitkan Ekonomi Keluarga Sejahtera
Presiden Joko Widodo ketika bertemu dengan peserta program Mekaar binaan Permodalan Nasional Madani (PNM), di Stadion Gemilang, Magelang (setkab)

Magelang, (afederasi.com) - Presiden Joko Widodo menyambangi Stadion Gemilang, Magelang, untuk bersilaturahmi dengan peserta program Mekaar binaan Permodalan Nasional Madani (PNM) pada Senin (29/1/2024) kemarin.

Program ini telah mencapai kesuksesan dengan peningkatan signifikan dalam penyaluran pinjaman sejak diluncurkan pada tahun 2015.

Presiden Jokowi menyampaikan kegembiraannya atas pertumbuhan program ini, mencatat bahwa dari Rp800 miliar pada tahun 2015, kini PNM Mekaar telah menyalurkan pinjaman sebesar Rp237 triliun kepada 15,2 juta nasabah yang aktif.

Selain itu, Presiden juga mengapresiasi keberhasilan PNM Mekaar dalam menekan angka kredit bermasalah (NPL), menunjukkan disiplin tinggi dalam pengembalian pinjaman.

"Pertumbuhannya luar biasa, dan yang menarik, tingkat kredit bermasalahnya sangat kecil, hampir 100 persen disiplin," ujar Presiden Jokowi.

Presiden juga mendorong nasabah untuk tetap disiplin dan bekerja keras agar dapat meningkatkan jumlah pinjaman dan mengembangkan usaha mereka. Dalam pesannya, beliau menekankan pentingnya disiplin dan kerja keras untuk naik kelas dalam skala usaha.

"Percaya saya, saya mengalami. Kerjanya enggak kerja keras juga enggak mungkin Bapak/Ibu bisa berhasil," tambahnya.

Di acara tersebut, Presiden Jokowi mengucapkan terima kasih kepada account officer yang telah mendampingi nasabah, berharap pendampingan ini terus berlanjut untuk menjadikan PNM Mekaar sebagai program yang bermanfaat bagi masyarakat.

Salah satu kesaksian kesuksesan datang dari Mita, salah satu dari 64.000 nasabah PNM di Kabupaten Magelang. Dengan modal pinjaman Rp2 juta pada tahun 2017, Mita berhasil memulai usaha percetakan dengan membeli printer. Meskipun terdampak pandemi, Mita berhasil beradaptasi dengan membuat jamu racikan yang kini sudah diterima oleh konsumen di luar negeri.

"Jamu racikan kita sudah jual di luar negeri, sering ada UMKM seperti itu dan sudah jual di Shopee juga, di marketplace," ungkap Mita.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Direktur Utama PNM Arief Mulyadi, Pj. Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana, dan Bupati Magelang Zaenal Arifin. Presiden Jokowi berharap kesuksesan program ini terus berlanjut untuk memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan ekonomi keluarga di seluruh Indonesia. (mhd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow