Pembangunan Kantor Baru Empat OPD Pemkab Tulungagung Tuntas, ASN Akan Dipindahkan pada 2024
Tulungagung, (afederasi.com) - Pj Bupati Tulungagung, Heru Suseno, mengungkapkan bahwa empat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung akan segera menempati kantor baru pada tahun 2024 mendatang.
Heru Suseno menyatakan hal tersebut usai melakukan peninjauan rehabilitasi perkantoran di bekas lahan pertokoan Belga, Kelurahan Kenayan, Kecamatan/Kabupaten Tulungagung pada Kamis (28/12/2023).
Menurutnya, pembangunan kantor baru OPD tersebut menggunakan anggaran sebesar Rp 4,079 miliar, di mana dana tersebut dialokasikan dari APBD 2023.
"Pembangunan kantor ini sangat penting karena kantor lama dinilai kurang representatif," jelasnya.
Adapun empat kantor baru OPD yang telah selesai dibangun di bekas lahan pertokoan Belga adalah Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Kantor Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA), Kantor Inspektorat, serta Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.
Heru juga menyampaikan bahwa relokasi Aparatur Sipil Negara (ASN) akan dibahas lebih lanjut. Langkah ini akan dimulai setelah dilakukan upacara selamatan.
Mengenai penanaman pepohonan di bekas lahan pertokoan Belga yang masih minim, Heru menegaskan bahwa tanggung jawab untuk penghijauan tersebut ada pada masing-masing OPD yang kantor barunya berdiri di sana.
“Perlunya kerja sama antar-OPD untuk menjadikan lingkungan kantor lebih hijau,” harapnya.
Dalam harapannya, Heru menginginkan agar seluruh proyek pembangunan yang dibiayai dengan anggaran tahun 2023 dapat rampung sepenuhnya pada akhir Desember 2023. Ini termasuk pembangunan Puskesmas Kecamatan Kota Tulungagung dan pembangunan Jembatan Jeli.
Lebih lanjut, Heru mengungkapkan rencana Pemkab Tulungagung untuk membangun dua kantor OPD tambahan di bekas lahan pertokoan Belga. Meskipun saat ini sudah ada empat kantor OPD yang berdiri, pembangunan lanjutan direncanakan untuk Kantor Dinas Sosial dan Kantor Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
"Maksimalisasi pemanfaatan lahan kosong eks Pertokoan Belga menjadi prioritas, tergantung pada kebutuhan masing-masing OPD," tutupnya. (dn)
What's Your Reaction?



