Mitigasi Bencana, Bupati Gresik Galakkan Tanam Rumput Vetiver
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melakukan upaya mitigasi bencana dengan menggalakkan penanaman rumput vetiver di sempadan sungai Lamong.
Gresik, (afederasi.com) - Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melakukan upaya mitigasi bencana dengan menggalakkan penanaman rumput vetiver di sempadan sungai Lamong. Langkah ini diambil untuk mengatasi permasalahan banjir dan abrasi yang kerap mengancam wilayah tersebut.
Dalam upayanya untuk mengendalikan banjir, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik telah melakukan normalisasi Kali Lamong dan penguatan tanggul penahan debit air. Namun, penanaman rumput vetiver di bantaran sungai Lamong menjadi salah satu langkah tambahan yang diambil oleh Bupati Gresik.
Bupati Gresik, Gus Yani, menjelaskan bahwa penanaman 1.500 rumput vetiver di wilayah sekitar sungai Lamong merupakan upaya mencegah abrasi sungai. Desa Lundo, yang merupakan salah satu desa yang terdampak luapan sungai Lamong, menjadi lokasi penanaman rumput vetiver ini.
Rumput vetiver dipilih karena memiliki akar yang menyebar dan mampu mempertahankan lapisan tanah atas dari erosi akibat aliran sungai. Selain itu, rumput vetiver juga dapat mengatasi longsoran tanah dan memperbaiki kualitas air tanah.
Bupati Gus Yani menjelaskan bahwa rumput vetiver berperan sebagai penahan banjir, tanah longsor, serta mengikat sedimentasi tanah. Akar rumput vetiver yang mencapai enam meter dapat mengikat unsur-unsur di sekitarnya, termasuk pergerakan tanah.
Dengan melibatkan masyarakat dalam penanaman rumput vetiver di Desa Lundo, Bupati Gus Yani berharap agar manfaat dari tanaman ini dapat diketahui dan menjadi edukasi bagi masyarakat. Selanjutnya, penanaman rumput vetiver juga akan diperluas sepanjang sempadan aliran sungai Kali Lamong.
"Manfaat menanam rumput vetiver di bantaran sungai ini sangat besar. Sebab menurut penelitian, tanaman vetiver ini memiliki kemampuan penahan kontur tanah sehingga tanah menjadi kuat dan tidak mudah terjadi abrasi," ujar Gus Yani, Selasa (30/05/2023).
Dengan adanya upaya ini, diharapkan bahwa mitigasi bencana banjir dan abrasi di wilayah Gresik dapat terus ditingkatkan. Pemerintah Kabupaten Gresik bersama masyarakat bekerja sama untuk menjaga keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan warga di sekitar sungai Lamong. (Frd)
What's Your Reaction?



