Lukai 5 Warga, Monyet Liar di Bluluk Lamongan Terpaksa Dilumpuhkan Petugas Damkar
"Langkah (melumpuhkan) itu diambil sebagai opsi terakhir karena posisinya di atas pohon dan sangat agresif, tidak memungkinkan untuk ditangkap dengan jaring atau sarana konvensional lainnya. Semua dilakukan demi menjamin rasa aman masyarakat dan pengendara yang melintas," imbuhnya.
Lamongan, (afederasi.com) – Seekor monyet liar yang kerap menyerang warga dan pengguna jalan di Desa Bluluk, Kecamatan Bluluk, Kabupaten Lamongan, akhirnya berhasil dievakuasi oleh Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Korwil Ngimbang, Kamis (25/6/2026). Karena dinilai sangat agresif dan membahayakan keselamatan, petugas terpaksa melumpuhkan primata tersebut.
Peristiwa ini bermula dari laporan pihak Polsek Bluluk yang menerima keluhan dari masyarakat sekitar. Monyet liar tersebut dilaporkan kerap mengganggu ketertiban umum hingga mengakibatkan sedikitnya lima orang mengalami luka-luka akibat serangan acak.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Lamongan, Achmad Edwyn Anedi, membenarkan adanya tindakan tegas dan terukur yang diambil oleh anggotanya di lapangan.
"Kami menerima laporan bahwa keberadaan monyet liar ini sudah sangat meresahkan, bahkan ada sekitar lima korban luka akibat diserang. Demi mengantisipasi jatuhnya korban lebih lanjut, tim Damkar Korwil Ngimbang langsung kami terjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan cepat," ujar Achmad Edwyn Anedi saat dikonfirmasi, Jumat (26/6/2026) siang.
Edwyn menjelaskan, proses evakuasi sempat berjalan alot lantaran monyet tersebut terus berpindah tempat dan naik ke atas pohon yang tinggi, sehingga menyulitkan petugas untuk menangkapnya secara manual. Setelah berkoordinasi dan mengantongi izin dari jajaran Polsek serta Koramil Bluluk, petugas akhirnya mengambil tindakan melumpuhkan hewan tersebut menggunakan senapan angin.
"Langkah (melumpuhkan) itu diambil sebagai opsi terakhir karena posisinya di atas pohon dan sangat agresif, tidak memungkinkan untuk ditangkap dengan jaring atau sarana konvensional lainnya. Semua dilakukan demi menjamin rasa aman masyarakat dan pengendara yang melintas," imbuhnya.
Aksi evakuasi yang berlangsung mulai pukul 08.50 WIB hingga 10.00 WIB ini berjalan dengan lancar dan kondusif. Pasca-evakuasi, situasi di sekitar lokasi dilaporkan kembali aman, dan masyarakat sekitar mengaku lega karena tidak lagi merasa was-was saat beraktivitas di luar rumah. (yan)
What's Your Reaction?

