Kodim 0807 Tulungagung : Kematian Istri Anggota TNI Bukan Karena KDRT, Hasil Visum Menunjukkan Adanya Serangan Hipertensi
Tulungagung, (afederasi.com) - Kodim 0807 Tulungagung menyatakan bahwa kematian TN (48) warga Desa Wates Kecamatan Campurdarat bukan karena korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Hal ini berdasarkan hasil visum terhadap tubuh TN, tidak ada tanda - tanda kekerasan. TN murni meninggal karena serangan hipertensi.
TN merupakan istri dari anggota TNI inisial IP yang bertugas di Kecamatan Sumbergempol
Pasi Intel Kodim 0807 Tulungagung, Kapten Inf. Mulyanto menjelaskan sebelumnya telah beredar kabar hingga menyita perhatian masyarakat bahwa adanya rumor meninggalnya korban TN pada Rabu, (24/5/2023) lantaran KDRT, namun hal tersebut tidaklah benar.
Jasad korban sebelum dimakamkan sempat dibawa ke RSUD dr Iskak Tulungagung untuk dilakukan visum. Dimana hasil visum tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban atau korban KDRT. Petugas medis menyatakan bahwa korban meninggal lantaran serangan hipertensi.
"Korban meninggal disebabkan pecahnya pembuluh darah di otak,"jelas Mulyanto, Kamis, (25/5/2023).
Mulyanto menuturkan dengan hasil visum ini telah didapati kejelasan bahwa memang korban meninggal bukan karena KDRT.
"Kini korban sudah dimakamkan di pemakaman Desa setempat, yang mana hasil visum juga dibeberkan oleh Danramil Campurdarat pada warga saat pemakaman korban," pungkasnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya TN (48) warga Desa Wates, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung yang merupakan istri dari anggota TNI berinisial IP, padda Rabu (24/5/2023) telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam rumahnya.
Kematian korban sempat beredar isu jika TN meninggal karena korban KDRT. Pasalnya, sebelum ditemukan meninggal, korban pada pagi harinya sempat mengatarkan anaknya ke sekolah dan terlihat dalam kondisi sehat. (riz/dn)
What's Your Reaction?



