Kelahiran Bung Karno di Ploso Jadi Magnet Ekonomi Baru, Permamin Siapkan Lini Produk Oleh-oleh

19 Jan 2026 - 09:46
Kelahiran Bung Karno di Ploso Jadi Magnet Ekonomi Baru, Permamin Siapkan Lini Produk Oleh-oleh
Ketua Permamin Kabupaten Jombang, Kuswartono, S.E., M.Si. Senin (19/01/2026). (Foto:Istimewa)

Jombang, (afederasi.com)  – Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) makanan dan minuman di Jombang bersiap menyambut penetapan Situs Kelahiran Ir. Soekarno di Kecamatan Ploso. Menyikapi momentum ini, Perhimpunan UMKM Makanan dan Minuman (Permamin) Kabupaten Jombang telah menyusun langkah strategis untuk menggerakkan ekonomi kreatif berbasis sejarah dan nasionalisme.

Ketua Permamin Kabupaten Jombang, Kuswartono, S.E., M.Si., menegaskan bahwa kehadiran situs sejarah nasional ini harus memberikan dampak kesejahteraan langsung bagi masyarakat sekitar. Ia mengaitkannya dengan semangat Bung Karno sendiri.

"Bung Karno adalah bapak bangsa yang mengajarkan konsep Berdikari. Tugas kami di Permamin adalah memastikan bahwa semangat berdiri di atas kaki sendiri itu terwujud melalui kemandirian ekonomi pelaku UMKM di Jombang, khususnya di wilayah Ploso," jelas Kuswartono kepada afederasi.com, Senin (19/01/2026).

Kuswartono menyebut Situs Kelahiran Bung Karno di Ploso sebagai 'Magnet Ekonomi Baru' yang berpotensi mengubah peta UMKM lokal. Untuk itu, Permamin telah merancang beberapa program konkret.

Langkah Strategis Permamin Jombang:

Inovasi Produk Tematik 'Oleh-oleh Sang Proklamator': Permamin mendorong perajin untuk menciptakan produk dan kemasan khusus yang merepresentasikan identitas Ploso sebagai tanah kelahiran Sang Proklamator. Lini produk ini dirancang untuk menjadi buah tangan khas bernilai sejarah.

Standardisasi Kualitas: Memastikan produk UMKM yang dipasarkan di kawasan wisata memiliki kualitas premium agar mampu bersaing secara nasional.

Pengembangan Wisata Kuliner Sejarah Terintegrasi: Menyiapkan titik-titik gerai UMKM yang terintegrasi dengan akses menuju situs, menawarkan pengalaman sejarah dan kuliner yang utuh bagi wisatawan.

"Kami ingin Situs Ploso menjadi episentrum baru ekonomi Jombang. Wisatawan yang datang tidak hanya pulang membawa wawasan sejarah, tetapi juga membawa produk unggulan kami sebagai buah tangan khas dari tanah kelahiran tokoh besar dunia," tambah Kuswartono.

Ia menekankan komitmen agar warga Jombang tidak hanya menjadi penonton sejarah. Melalui produk 'Oleh-oleh Sang Fajar', setiap kemasan akan membawa narasi sejarah Ploso, sekaligus menjadi bukti nyata kedaulatan ekonomi perajin lokal.

Melalui sinergi antara sejarah dan UMKM, Kabupaten Jombang beraspirasi tidak hanya dikenal sebagai Kota Santri, tetapi juga sebagai pusat kebangkitan ekonomi kreatif yang menjunjung tinggi nilai-nilai perjuangan bangsa. Kesiapan pelaku usaha lokal ini diharapkan dapat mengoptimalkan potensi wisata sejarah menjadi pengungkit kesejahteraan masyarakat. (san)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow