Dragbike Resmi Kembali Setelah 13 Tahun Vakum, Solusi Atasi Balap Liar

19 Jan 2026 - 11:49
Dragbike Resmi Kembali Setelah 13 Tahun Vakum, Solusi Atasi Balap Liar
Perserta Lomba saat menunjukan keahlian di Event bertajuk Rookie Dragbike Competition (RDC) Jombang Cup 2026 yang diadakan di Jl. Dr Soetomo Sengon Jombang, Minggu (18/01/2026). (Foto: Istimewa)

Jombang, (afederasi com) – Kabupaten Jombang akhirnya kembali menggelar ajang balap resmi. Deru mesin high speed kembali menggema di Sirkuit Jalan dr. Soetomo, Desa Sengon, Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang pada Minggu (18/1/2026), menandai kebangkitan otomotif Jombang setelah vakum 13 tahun.

Event bertajuk Rookie Dragbike Competition (RDC) Jombang Cup 2026 ini bukan sekadar adu kecepatan. Menurut Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, gelaran ini merupakan solusi konkret untuk menekan maraknya balap liar di jalan raya.

"Event seperti ini adalah wadah yang tepat dan aman bagi generasi muda pencinta balap. Dengan jalur resmi, potensi mereka bisa diarahkan secara positif tanpa membahayakan publik," tegas AKBP Ardi Kurniawan di lokasi, Minggu (18/01/2026).

RDC Jombang Cup 2026 adalah hasil sinergi kuat antara Polres Jombang, Pemkab Jombang, IMI Jawa Timur, AE Indonesia, dan berbagai pihak pendukung. Kapolres menegaskan, pihaknya membuka ruang seluas-luasnya untuk pengembangan bakat otomotif, asalkan mengutamakan aspek keselamatan.

"Kegiatan balap yang terorganisir juga memicu tumbuhnya industri kreatif otomotif lokal, seperti bengkel spesialis dan tim balap," tambahnya.

Ketua Panitia Pelaksana, Maulana Khusna Surindra, melaporkan antusiasme peserta sangat tinggi. Kompetisi yang mempertandingkan 24 kelas—dari pemula hingga gabungan rookie dan profesional—diikuti sekitar 180 pembalap dengan total 545 starter.

"Mayoritas peserta dari Jatim, tapi ada juga yang dari Jateng seperti Sragen, Solo, dan Klaten," jelas Maulana.

Lintasan sepanjang 400 meter disiapkan dengan standar ketat. Sebanyak 201 meter digunakan untuk balap, sisanya untuk area pengereman.

Euforia tak hanya di lintasan. Tribun penonton dipadati sekitar 2.000 pengunjung, meski panitia sengaja membatasi jumlah demi keamanan.

"Antusiasme sangat tinggi sejak pagi. Banyak warga lain yang ingin masuk terpaksa kami batasi," ungkap Maulana.

Total hadiah Rp118 juta diperebutkan. Balapan sempat tertunda karena hujan yang membuat lintasan licin, namun akhirnya bisa dilanjutkan. Dua insiden jatuh yang terjadi tidak mengakibatkan cedera serius.

Dengan suksesnya RDC Jombang Cup 2026, semua pihak berharap ini menjadi awal baru. Para pecinta balap diharapkan beralih dari balap liar ke ajang resmi yang aman dan terukur.

"Sirkuit sudah tersedia, event juga ada. Tinggal bagaimana kita bersama-sama menjaga keselamatan dan ketertiban," tutup Maulana.

Event ini diharapkan menjadi agenda rutin dan dapat diadopsi di berbagai daerah di Jawa Timur, mengubah hobi balap dari kegiatan yang meresahkan menjadi olahraga motorsport yang membanggakan.(san)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow