Jatim Fest 2023: BPJS Ketenagakerjaan dan Pemerintah Jawa Timur Memperkuat Perlindungan Sosial Bagi Masyarakat
BPJS Ketenagakerjaan, salah satu lembaga penting dalam memberikan perlindungan jaminan sosial bagi masyarakat, turut berperan dalam perhelatan Jatim Fest 2023.
Surabaya, (afederasi.com) - BPJS Ketenagakerjaan, salah satu lembaga penting dalam memberikan perlindungan jaminan sosial bagi masyarakat, turut berperan dalam perhelatan Jatim Fest 2023. Acara ini resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elistianto Dardak, bersama sejumlah pejabat terkemuka seperti Dr. Muhammad Afta Buddin Rizaluzzaman, Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, dan Hadi Purnomo, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur pada Rabu (04/10/2023).
Pameran Jatim Fest 2023, yang mengusung tema "Jatim Bangkit Terus Malaju," akan berlangsung hingga Minggu (08/10/2023) di Jatim Expo, Surabaya. Dalam pameran ini, terdapat 88 peserta yang terdiri dari berbagai entitas, seperti kementerian, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Jawa Timur, BUMN/BUMD/Lembaga Tinggi Negara, kabupaten/kota Jawa Timur, Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), dan perusahaan swasta.
Emil Dardak, dalam sambutan pembukaan, menyatakan bahwa melalui Jatim Fest 2023, mereka berusaha untuk memperkenalkan potensi Jawa Timur kepada masyarakat, terutama untuk pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Jatim.
Pentingnya jaminan sosial juga disoroti oleh Emil Dardak, yang mengatakan bahwa kehadiran pameran ini diharapkan dapat membuat masyarakat lebih dekat dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan berbagai instansi pemerintah yang berpartisipasi, termasuk BPJS Ketenagakerjaan, yang memberikan manfaat jaminan sosial yang penting bagi masyarakat.
Jatim Fest 2023 merupakan kelanjutan dari event Jatim Fair yang telah berlangsung selama 12 tahun. Konsep dan nama baru ini diharapkan dapat memberikan semangat baru dalam menghadapi masa depan. (mg-1/jae)
BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur juga turut serta dalam pameran ini, mengoperasikan sebuah booth yang digunakan untuk edukasi dan pendaftaran peserta baru. Emil Dardak dan Hadi Purnomo bahkan langsung menyerahkan manfaat program Jaminan Kematian (JKM) BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris 2 peserta, masing-masing sebesar Rp42 juta, di booth tersebut.
Hadi Purnomo menjelaskan bahwa kehadiran BPJS Ketenagakerjaan di Jatim Fest 2023 adalah untuk memberikan edukasi kepada pengunjung tentang manfaat program BPJS Ketenagakerjaan. Ia menekankan bahwa manfaat ini tidak hanya penting bagi pekerja, tetapi juga bagi ahli waris pekerja. Sehingga, pendaftaran peserta baru di booth BPJS Ketenagakerjaan diharapkan dapat memberikan perlindungan yang lebih baik kepada masyarakat.
Kehadiran BPJS Ketenagakerjaan di Jatim Fest 2023 juga memberikan kemudahan bagi peserta yang ingin memahami manfaat kepesertaan, tanpa harus pergi ke Kantor BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini menunjukkan komitmen BPJS Ketenagakerjaan untuk mendekatkan diri kepada masyarakat.
Kolaborasi dan sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga semakin kuat. Hadi Purnomo menyampaikan bahwa intervensi pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota telah berdampak positif pada pertumbuhan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Jawa Timur, terutama bagi pekerja rentan. Jumlah kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Jawa Timur terus meningkat, dengan pertumbuhan sebanyak 400.000 tenaga kerja dalam satu tahun terakhir.
Hadi Purnomo juga menyatakan bahwa target kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Jawa Timur tahun ini hampir tercapai, yaitu mencapai 4.550.000 tenaga kerja dari target 4.893.000 tenaga kerja. Hal ini menjadi bukti bahwa kerja sama antara BPJS Ketenagakerjaan dan pemerintah daerah telah membawa manfaat yang signifikan bagi masyarakat di Jawa Timur. (mg-1/al)
What's Your Reaction?



