Gedung SMAN 1 Kediri Jadi Cagar Budaya
Gedung SMAN 1 Kediri ditetapkan menjadi salah satu cagar budaya, Sabtu (9/9/203)
Kediri, (afederasi.com) - Gedung SMAN 1 Kediri ditetapkan menjadi salah satu cagar budaya, Sabtu (9/9/203) kemarin.
Sertifikat cagar budaya diserahkan langsung oleh Walikota Kediri, Abu Bakar kepada Kepala Sekolah SMAN 1 Kediri Widayat. Penyerahan sertifikat tersebut bertepatan dengan HUT SMAN 1 Kediri ke-77.
"Alhamdulillah bangga sekali bangunan ini bisa menjadi cagar budaya. Tepat di momen dies natalis ini saya mengesahkan SK sekolah ini menjadi cagar budaya. Bangunan yang depan bisa dipertahankan dan untuk pengembangan bisa dilakukan pada bangunan baru yang ada di belakang," ujar Wali Kota Kediri.
Abdullah Abu Bakar melanjutkan gedung sekolah ini menyimpan nilai penting sejarah pendidikan dan perjuangan di zaman penjajahan Belanda.
Pada masa itu Kota Kediri menjadi pusat pemerintahan karisidenan dan juga gemeente. Sehingga banyak masyarakat Eropa terutama Belanda yang tinggal di kawasan gedung SMAN 1 Kediri.
Lalu gedung ini dibangun menjadi sekolah lanjutan atau meer uitgebreid lager onderwijs (MULO) dan hanya untuk sekolah kawasan tertentu.
"Keberadaannya memberikan dampak besar bagi pendidikan di Jawa Timur khususnya Kota Kediri. Karena menjadi satu-satunya sekolah lanjutan di Karisidenan Kediri. Setelah MULO dibubarkan gedung ini pernah jadi markas Tentara Jepang, Markas BKR, Devisi Brawijaya hingga SMAN 1 Kediri," ungkapnya.
Mas Abu menambahkan sertifikat Cagar Budaya ini bukan hanya tentang penghargaan kepada objek budaya saja.
Namun untuk memastikan warisan budaya ini bisa terus dilestarikan generasi berikutnya. Sehingga gedung ini bisa dinikmati hingga kapanpun.
"Saya harap ke depan juga bisa jadi tempat city tour juga. Bangunan cagar budaya memang harus digunakan dan dirawat agar tidak rusak,". (sya/dn)
What's Your Reaction?



