Forum Penyelamat Demokrasi Protes di Depan DPRD Banyuwangi, Tolak Potensi Kotak Kosong di Pilkada 2024
Banyuwangi, (afederasi.com) - Ratusan massa yang tergabung dalam Forum Penyelamat Demokrasi Banyuwangi turun ke jalan dan menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Banyuwangi pada Rabu (21/8/2024). Aksi tersebut berlangsung bersamaan dengan pelantikan 50 anggota Dewan terpilih, dengan tujuan menolak kemungkinan munculnya kotak kosong dalam Pilkada Banyuwangi 2024.
Dengan penuh semangat, para demonstran membentangkan spanduk-spanduk bertuliskan "Gagalkan Kotak Kosong" dan "Kotak Kosong Membunuh Masyarakat Banyuwangi," yang dipasang di pagar besi Kantor DPRD. Aksi ini dipimpin langsung oleh Ketua Forum Penyelamat Demokrasi Banyuwangi, Amrulloh, yang menyuarakan kekhawatiran masyarakat melalui orasi yang menggema di seluruh lokasi aksi.
Amrulloh menyoroti risiko kotak kosong yang bisa terjadi jika partai politik hanya mengusung satu calon dalam Pilkada. Meskipun Mahkamah Konstitusi (MK) telah mengeluarkan putusan nomor 60/PUU-XXII/2024 yang memungkinkan partai politik untuk mengusung calon sendiri, kekhawatiran bahwa semua rekomendasi parpol bisa jatuh pada satu calon membuat Amrulloh waspada.
“Jika semua parpol mendukung satu calon, maka kotak kosong akan menjadi satu-satunya alternatif bagi masyarakat yang menginginkan perubahan,” ungkap Amrulloh.
Dia menegaskan bahwa potensi kotak kosong dalam Pilkada bukanlah sekadar spekulasi, melainkan ancaman nyata bagi demokrasi yang sehat.
Sebagai langkah antisipatif, Amrulloh mengumumkan rencana untuk membuka 200 posko pemenangan kotak kosong di berbagai wilayah Banyuwangi jika skenario tersebut terjadi. Lebih jauh lagi, Forum Penyelamat Demokrasi Banyuwangi juga berkomitmen untuk terus mengawal proses demokrasi dengan rencana aksi lanjutan saat masa pendaftaran calon di KPU Banyuwangi.
“Kami akan kembali turun ke jalan dan mengepung kantor KPU untuk memastikan Pilkada berjalan adil dan tidak hanya diisi oleh satu calon,” tegasnya.
Aksi ini menjadi bukti nyata tingginya antusiasme masyarakat Banyuwangi dalam mengawal demokrasi, sekaligus dorongan kuat agar Pilkada berlangsung lebih kompetitif dan benar-benar merepresentasikan kehendak rakyat.(ron)
What's Your Reaction?



