DPRD Titip Pesan Sengketa BIP, Kapolres Gresik Siap Kawal dan Komunikasi Semua Pemangku Kepentingan
Gresik, (afederasi.com) – Isu sengketa lahan di kawasan PT Bungah Industrial Park (BIP) menjadi perhatian utama dalam kunjungan silaturahmi Kapolres Gresik yang baru, AKBP Ramadhan Nasution, ke Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gresik, Senin (26/01/2026).
Pertemuan tersebut menandai awal penguatan komunikasi politik dan pengawasan legislatif terhadap persoalan strategis yang berdampak langsung pada masyarakat.
Kapolres Gresik bersama jajaran disambut langsung Ketua DPRD Kabupaten Gresik, M. Syahrul Munir, didampingi para Wakil Ketua DPRD.
Selain agenda perkenalan, forum tersebut dimanfaatkan pimpinan DPRD untuk menyampaikan secara terbuka harapan agar Polres Gresik turut mengawal penyelesaian konflik lahan BIP yang hingga kini masih menyisakan persoalan, terutama terkait pemberian tali asih bagi warga terdampak.
Dalam perspektif DPRD, konflik BIP bukan semata persoalan hukum, tetapi menyangkut keadilan sosial dan perlindungan hak warga, khususnya masyarakat yang kehilangan satu-satunya tempat tinggal akibat proyek kawasan industri tersebut.
“Fokus kami adalah warga yang rumahnya terdampak, karena itu merupakan satu-satunya tempat tinggal mereka. DPRD berharap kesepakatan bisa segera tercapai agar tidak menimbulkan persoalan sosial berkepanjangan,” tegas Syahrul Munir.
DPRD menilai peran kepolisian sangat strategis, tidak hanya menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga memastikan proses penyelesaian konflik berjalan humanis, transparan, dan berkeadilan, sejalan dengan fungsi pengawasan legislatif terhadap kebijakan dan proyek strategis daerah.
Menanggapi hal tersebut, AKBP Ramadhan Nasution menegaskan komitmennya untuk membuka ruang koordinasi intensif dengan DPRD dan seluruh pemangku kepentingan.
Ia menyatakan kesiapan Polres Gresik untuk turun langsung mengawal proses penyelesaian konflik BIP agar tidak memicu gejolak di masyarakat.
“Terkait permasalahan PT BIP dengan warga lokal, akan segera kami tindaklanjuti. Kami siap mengawal dan terus berkoordinasi secara berkelanjutan agar penyelesaiannya berjalan humanis dan kondusif,” ujar AKBP Ramadhan.
Selain membahas konflik BIP, pertemuan tersebut juga menjadi momentum penyelarasan visi antara lembaga kepolisian dan legislatif dalam menjaga kondusivitas daerah. Kapolres Gresik berharap DPRD dapat menjadi mitra strategis Polres dalam menampung serta menindaklanjuti aspirasi masyarakat secara bersama.
Dalam kunjungan itu, Kapolres Gresik didampingi Wakapolres Kompol Shabda Purusha, Kasat Reskrim AKP Arya Widjaya, Kasat Binmas AKP Alimudin Nasution, Kasat Intelkam Iptu Bagas Indra Wicaksono, serta Kasi Humas Iptu Hepi Muslih Riza.
Sementara dari unsur legislatif, hadir Wakil Ketua DPRD Lutfi Dhawam, Mujid Riduan, dan Ahmad Nurhamim.(frd)
What's Your Reaction?



