Wujudkan Pekerjaan Lebih Manusiawi, Presiden Prabowo Salurkan 200 Becak Listrik bagi Lansia di Situbondo
Situbondo, (afederasi.com) – Senyum bahagia terpancar dari wajah ratusan pengemudi becak lanjut usia (lansia) di Kabupaten Situbondo. Tak perlu lagi memeras keringat untuk mengayuh beban berat secara manual, kini mereka resmi beralih ke teknologi ramah lingkungan setelah menerima bantuan becak listrik dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Bantuan yang disalurkan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) ini diserahkan secara simbolis di Pendapa Pate Alos, Kecamatan Besuki, pada Senin (26/1/2026). Sebanyak 200 unit becak listrik didistribusikan kepada para pejuang nafkah lansia yang selama ini dianggap rentan, baik dari sisi ekonomi maupun kondisi fisik.
Wakil Ketua Umum Yayasan GSN, Nanik Sudaryati Deyang, menjelaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata kepedulian Presiden terhadap pekerja sektor informal. Menurutnya, inisiatif becak listrik ini bukanlah program instan, melainkan gerakan sosial yang telah dirintis GSN sejak tahun 2011.
"Bapak Presiden merasa sangat prihatin melihat para lansia yang masih harus mengayuh becak secara manual di usia senja. Melalui bantuan ini, kami ingin memastikan mereka bisa bekerja dengan cara yang lebih ringan, lebih sehat, dan lebih manusiawi," ungkap Nanik.
Nanik juga menitipkan pesan tegas agar bantuan ini dijaga dengan baik. Ia meminta para penerima manfaat untuk tidak memperjualbelikan atau menggadaikan unit tersebut, melainkan menjadikannya modal jangka panjang untuk memperbaiki taraf hidup keluarga.
Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, yang hadir mendampingi proses penyaluran, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah pusat dan GSN. Pria yang akrab disapa Mas Rio ini menilai bantuan tersebut sangat relevan dengan karakteristik sosial ekonomi Situbondo.
"Ini adalah potret nyata keberpihakan negara kepada rakyat kecil. Kami berharap inovasi ini dapat meningkatkan mobilitas serta produktivitas para pengemudi becak di Situbondo," tutur Mas Rio.
Rasa syukur mendalam dirasakan oleh Sarjono (69), salah satu penerima bantuan. Dengan mata berkaca-kaca, ia menceritakan betapa beratnya perjuangan menarik becak manual di usianya yang hampir menyentuh kepala tujuh, terutama saat harus melintasi jalanan menanjak.
"Sekarang rasanya jauh lebih ringan. Tenaga saya sudah tidak sekuat dulu, dan becak listrik ini benar-benar jawaban atas doa saya. Terima kasih Bapak Presiden atas perhatiannya kepada kami," ucap Sarjono haru.
Becak listrik ini dirancang khusus dengan sistem bertenaga baterai yang mudah dioperasikan, bahkan oleh orang tua sekalipun. Selain meminimalisir beban fisik secara drastis, kendaraan ini juga mendukung kampanye ramah lingkungan di wilayah perkotaan.
Program ini menjadi langkah nyata dalam menghadirkan keadilan sosial bagi mereka yang kerap terlupakan di sektor informal. Dengan hadirnya becak listrik, para lansia di Situbondo kini dapat terus mengais rezeki dengan lebih aman, nyaman, dan bermartabat.(vya/dn)
What's Your Reaction?



