Dapur Sehat Ponpes Al Azhaar, Pusat Realisasi Program Makan Bergizi Gratis di Tulungagung
Tulungagung, (afederasi.com) – Pondok Pesantren (Ponpes) Al Azhaar menjadi pusat pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi pemerintah pusat di Kabupaten Tulungagung. Dengan peran sebagai dapur sehat, Ponpes Al Azhaar mendistribusikan makanan bergizi ke 28 sekolah di sekitarnya.
Pengasuh Ponpes Al Azhaar, KH. Imam Mawardi Ridlwan, mengungkapkan bahwa cakupan dapur sehat ini mencakup lembaga pendidikan dalam radius 100 meter hingga 3 kilometer. Program ini menjangkau total 3.480 penerima manfaat, mulai dari siswa PAUD hingga SMK, serta kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Pada pembukaan hari pertama, Senin (6/1/2025), program MBG difokuskan untuk siswa di lingkungan Ponpes Al Azhaar. Sebanyak 1.386 siswa dari TK, SD, SMP, hingga SMA Al Azhaar menerima makanan bergizi. Sementara itu, distribusi ke sekolah lain akan dilakukan secara bertahap hingga mencapai total 3.534 siswa.
"Untuk tahap awal, pendistribusian hanya dilakukan di Al Azhaar karena kapasitas memasak belum mencukupi. Namun, secara berangsur-angsur, cakupan akan diperluas sesuai target," jelas KH. Imam Mawardi.
Rincian Penerima Manfaat
Beberapa sekolah yang menjadi penerima manfaat di antaranya:
- SD Islam Al Azhaar: 712 siswa
- SMP Islam Al Azhaar: 283 siswa
- SMA Islam Al Azhaar: 122 siswa
- TK Islam Al Azhaar: 168 siswa
- SDN 1 Kedungwaru: 373 siswa
- SMA Katolik St. Thomas Aquino: 376 siswa
Selain itu, program ini juga mencakup lembaga pendidikan lain, seperti PAUD Amaliyah, TK Aisyiyah Bangau Putih, dan SMKS Muhammadiyah, dengan total ribuan penerima manfaat.
Pelaksanaan program MBG mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk pejabat daerah, TNI, dan Polri. Meski berjalan lancar, KH. Imam Mawardi mengakui masih ada sejumlah hal yang perlu dievaluasi untuk menyempurnakan program di masa mendatang.
"Evaluasi akan terus dilakukan agar program ini bisa berjalan lebih baik. Semoga program ini benar-benar memberikan dampak positif bagi generasi penerus di Tulungagung," pungkasnya.
Dengan program ini, pemerintah berharap dapat meningkatkan kualitas gizi anak-anak, mendukung tumbuh kembang generasi muda, sekaligus menciptakan masa depan yang lebih cerah bagi Kabupaten Tulungagung.(riz/dn)
What's Your Reaction?



