Bupati Tulungagung Berikan Reward Bagi Atlet dan Official Porprov VIII 2023

22 Sep 2023 - 18:52
Bupati Tulungagung Berikan Reward Bagi Atlet dan Official Porprov VIII 2023
Bupati Tulungagung Maryoto Birowo ketika memberikan reward kepada atlet Porprov Tulungagung di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, (rizki/afederasi.com)
Bupati Tulungagung Berikan Reward Bagi Atlet dan Official Porprov VIII 2023

Tulungagung, (afederasi.com) - Bupati Tulungagung, Maryoto berikan reward kepada atlet dan  official yang berjuang pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim ke VIII 2023, senilai Rp560 juta. 

Pada kejuaraan Porprov Jatim, kontingen Tulungagung menduduki peringkat ke-27, dengan perolehan 10 medali emas, 12 perak dan 18 perunggu.

Bupati Tulungagung Maryoto Birowo menyampaikan meski perolehan medali mengalami penurunan dari Porprov sebelumnya.

Namun prestasi yang telah didapat atlet kontingen Tulungagung tetaplah membanggakan, karena para atlet telah berjuang dengan keras membawa nama harum Kota Marmer ini. 

“Tidak kecewa, mengapa harus kecewa. Yang penting atlet kita telah berjuang dengan keras, saya tetap bangga dengan prestasi yang diperoleh,” jelas Maryoto Jum’at, (22/9/2023).

Meski belum mencapai target, pihaknya tetap memberikan reward total Rp 560 juta untuk para atlet dan official agar kedepan mereka bisa mengevaluasi agar Porprov selanjutnya bisa lebih baik. 

Porprov tahun ini harus menjadi evaluasi agar pada gelaran serupa tahun 2025 nanti prestasi yang didapat bisa meingkat.

Ratusan juta uang pembinaan yang diberikan kepada atlet berprestasi serta officialnya diharapkan bisa menjadi penyemangat untuk mempersiapkan pembinaan atlet untuk Porprov IX nanti

“Ya tetap ditingkatkan (Porprov selanjutnya), official saja sekarang diberikan uang pembinaan dengan suatu harapan mereka bisa membina atlet dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya. 

Sementara itu Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tulungagung, Suwarsono menjelaskan, atas uang pembinaan yang diberikan sudah masuk ke rekening pribadi masing-masing, baik untuk atlet yang mendapatkan medali ataupun para official yang berhasil mengantarkan anak didiknya untuk mendapatkan medali entah emas, perak ataupun perunggu.

“Sudah masuk rekening semua, supaya aman uang langsung masuk ke rekening pribadi,” jelas Sumarsono. 

Sumarsono melanjutkan, untuk cabor perorangan, atlet peraih medali emas diganjar dengan uang pembinaan sebesar Rp 20 juta, perak Rp 10 juta dan perunggu sebesar Rp 5 juta.

Sedangkan cabor beregu 2-4 orang, peraih medali emas mendapatkan uang pembinaan Rp 25 juta, perak Rp 15 juta dan perunggu sebesar Rp 7,5 juta.

Kemudian untuk cabor beregu 5-10 orang, peraih medali emas mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp 30 juta, perak Rp 20 juta serta peraih perunggu sebesar 10 juta.

Sedangkan bagi official, yang bisa mengantarkan atletnya untuk mendapatkan medali mendapatkan Rp 5 juta untuk setiap medali emas, Rp 3 juta untuk setiap medali perak, serta Rp 1 juta untuk setiap medali perunggu.

“Kalau official jika dapatnya emas 3 buah, ya dobel uang pembinaannya, kalau totalnya Rp 560 juta,” jelasnya.

Suwarsono mengungkapkan, perolehan medali serta peringkat Kontingen Tulungagung dalam Porprov VIII kali ini mengalami penurunan jika dibandingkan gelaran serupa tahun sebelumnya.

Hal tersebut terjadi lantaran memang persaingan para atlet dalam Porprov yang dilaksanakan di Kabupaten/Kota Mojokerto, Kabupaten Jombang serta Kabupaten Sidoarjo itu sangatlah ketat. 

Aturan terbarunya memperbolehkan para atlet pusat pelatihan daerah (Puslatda) Jatim, atlet pekan olahraga nasional (PON) bahkan atlet Sea Games yang belum mendapatkan medali bisa membela daerahnya masing-masing pada Popprov VIII kali ini. 

“Ada juga beberapa cabor-cabor yang kemarin berhasil mendapatkan emas, ternyata banyak yang menurun karena saingannya ada atlet Pelatda-nya, lalu cabor tinju yang sebenarnya ada peluang meraih emas, tapi tidak dilangsungkan karena ada kecelakaan itu,” sambung Suwarsono.

Dari 30 cabor yang diberangkatkan, 15 diantaranya berhasil mendapatkan medali dan sisanya pulang dengan tangan hampa.

Peraih medali terbanyak adalah cabor renang, sedangkan cabor peraih medali emas terbanyak adalah balap sepeda dengan 2 emas.

“Untuk Porprov tahun 2025 nanti, evaluasi untuk memutar fikiran, untuk persiapan menggenjot pembinaan cabor-cabor yang bersifat pribadi dan bersifat pertarungan,” tutupnya.(riz/dn) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow