15 Grup Qasidah Rugi Puluhan Juta Batal ikut Lomba, Tuntut IPEMI Bertanggung Jawab

01 Feb 2026 - 22:40
15 Grup Qasidah Rugi Puluhan Juta Batal ikut Lomba, Tuntut IPEMI Bertanggung Jawab
Lantaran logo PASQI tidak dicantumkan di backdrop panggung lomba Qasidah dan Gambus di Icon Mall Gresik,15 group Qasidah batal ikut. (Fahrudin/afederasi.com)

Gresik, (afederasi.com) – Belasan grup qasidah di Kabupaten Gresik mengaku mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah setelah batal mengikuti Lomba Qasidah dan Gambus yang digelar Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) di atrium Icon Mall Gresik, (24/01/ 2026). 

Pembatalan dilakukan lantaran logo Perkumpulan Seni Qasidah Islami (PASQI) tidak dicantumkan dalam materi acara, meski sebelumnya diklaim sudah menjadi bagian kerja sama.

Sebanyak 15 grup qasidah yang tergabung dalam PASQI Gresik sejatinya telah mempersiapkan diri sejak satu bulan sebelum perlombaan. 

Setiap grup diperkirakan mengeluarkan biaya operasional sekitar Rp2 juta, mulai dari latihan, pengadaan atau sewa kostum, make up hingga biaya pendaftaran.

Ketua Dewan Pembina PASQI Gresik, Sutrisno, menyebut total kerugian yang ditanggung seluruh peserta mencapai puluhan juta rupiah.

“Kalau ditotal keseluruhan ya mencapai puluhan juta, karena 15 grup itu melakukan persiapan sebulan sebelum pelaksanaan lomba. Otomatis sudah keluar biaya banyak, selain biaya pendaftaran,” ujarnya.

Menurut Sutrisno, pihaknya telah mengingatkan panitia agar menyertakan logo PASQI sebagai bagian dari kerja sama. Namun hingga pelaksanaan acara, yang terpampang di backdrop panggung dan flayer hanya logo IPEMI serta sejumlah donatur.

“Kenyataannya saat pelaksanaan logo PASQI tidak ada. Karena itu seluruh anggota merasa kecewa dan akhirnya memutuskan tidak melanjutkan keikutsertaan,” tegasnya.

Atas kejadian tersebut, PASQI Gresik menuntut pertanggungjawaban dari IPEMI selaku penyelenggara. Tuntutan yang disampaikan meliputi pengembalian biaya pendaftaran 15 peserta, surat permohonan maaf resmi kepada PASQI, serta permintaan kepada IPEMI Jawa Timur untuk memberikan teguran atau sanksi kepada IPEMI Gresik.

PASQI juga membuka kemungkinan membawa persoalan ini ke ranah hukum apabila tidak ada itikad baik dari pihak penyelenggara.

“Kami minta IPEMI Gresik bertanggung jawab dan menunjukkan itikad baik dengan mengembalikan biaya pendaftaran peserta,” kata Sutrisno.

Sementara itu, Ketua IPEMI Gresik, Deasy Andriani, saat dikonfirmasi belum memberikan penjelasan detail terkait tuntutan tersebut.

“Mohon maaf saya tidak bisa menjelaskan tentang surat apa ini di WA karena bisa salah persepsi. Nanti saya kabari,” ujarnya singkat.(frd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow