Update Banjir Luapan Bengawan Njero, 5.188 Rumah Terendam 21.888 Jiwa Terdampak

18 Jan 2026 - 11:51
Update Banjir Luapan Bengawan Njero, 5.188 Rumah Terendam 21.888 Jiwa Terdampak
Banjir Luapan Bengawan Jero di Lamongan Semakin Meluas. (Iyan Farikh/afederasi.com)

Lamongan, (afederasi.com) – Kondisi banjir akibat luapan Sungai Bengawan Njero di Kabupaten Lamongan kian memprihatinkan. Berdasarkan data terbaru Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamongan per Sabtu (17/1/2026), ribuan rumah yang tersebar di lima kecamatan kini tergenang air.

Lima wilayah yang terdampak meliputi Kecamatan Kalitengah, Turi, Deket, Glagah, dan Karangbinangun. Hingga saat ini, total rumah warga yang terendam mencapai 5.188 unit.

Kecamatan Turi menjadi wilayah dengan dampak terparah, di mana terdapat 1.946 rumah yang terendam. Disusul oleh Kecamatan Glagah dengan 1.153 rumah, Karangbinangun 784 rumah, Deket 701 rumah, dan Kalitengah 604 rumah.

Selain pemukiman, banjir juga melumpuhkan sektor ekonomi dan pendidikan di kawasan tersebut. Lahan pertanian seluas 7.125 hektar milik warga terendam, mengancam potensi gagal panen massal.

Sementara itu, sebanyak 92 lembaga pendidikan ikut terdampak, mengganggu aktivitas belajar mengajar. Lalu sebanyak 21.888 jiwa kini merasakan dampak langsung dari luapan banjir sungai Bengawan Jero.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Lamongan, Ery S. Rosidi, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan intensif di titik-titik rawan genangan.

"Data per tanggal 17 Januari ini menunjukkan adanya peningkatan volume air yang masuk ke pemukiman dan lahan pertanian warga. Saat ini, fokus kami adalah memastikan keselamatan warga dan terus berkoordinasi untuk langkah penanganan darurat di lima kecamatan terdampak," ujar Ery saat dikonfirmasi afederasi.com, Minggu (18/1/2026) pagi.

 

Ia menambahkan bahwa kondisi cuaca yang masih tak menentu menuntut warga untuk tetap waspada, terutama bagi mereka yang tinggal di kawasan Bengawan Jero.

Hingga berita ini diturunkan, distribusi bantuan logistik, sebanyak 14,5 ton beras telah didistribusikan kepada warga yang terdampak. Lalu sebanyak 14 pompa telah dioperasikan secara intensif untuk mengurangi debit air di kawasan Bengawan Jero. (yan)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow