Tekan Fatalitas Kecelakaan, Ditlantas Polda Jatim Petakan Jalur Tengkorak dan Rawan Bencana di Trenggalek
Trenggalek, (afederasi.com) – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Timur melakukan pemetaan intensif terhadap titik-titik rawan kecelakaan (blackspot), titik kemacetan (troublespot), hingga area rawan bencana di wilayah Kabupaten Trenggalek, Rabu (28/1/2026).
Langkah strategis ini dilakukan guna menekan angka pelanggaran dan fatalitas kecelakaan lalu lintas, sekaligus memastikan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) tetap kondusif di wilayah tersebut.
Tim yang dipimpin oleh Analis Kebijakan Pertama Subditkamsel Ditlantas Polda Jatim, Kompol Danu Anindhito Kuncoro Putro, meninjau langsung sejumlah lokasi yang memiliki rekam jejak kerawanan tinggi.
"Kami mengecek langsung kondisi lapangan, termasuk kesiapan sarana prasarana serta upaya yang telah digelar oleh jajaran Polres Trenggalek. Tujuannya, agar potensi kerawanan yang ada benar-benar bisa diminimalisir seoptimal mungkin," ujar Kompol Danu, Rabu.
Kasatlantas Polres Trenggalek, AKP Sony Suhartanto, menjelaskan bahwa berdasarkan data kejadian dan tingkat fatalitas kecelakaan, terdapat satu ruas jalan yang masuk dalam kategori blackspot atau jalur tengkorak.
"Area blackspot berada di jalan raya Gandusari-Kampak, tepatnya di Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari. Penentuan titik ini didasarkan pada tingginya angka kecelakaan dan fatalitas korban di lokasi tersebut," papar Sony.
Selain jalur rawan kecelakaan, polisi juga memetakan titik troublespot atau area rawan kemacetan, yakni di Simpang Tiga Jarakan, Desa Karangsoko. Lokasi ini dinilai rawan karena adanya aktivitas pasar tradisional yang berbatasan langsung dengan badan jalan utama.
Mengingat topografi Trenggalek yang berbukit, pihak kepolisian juga memberikan perhatian khusus pada kerawanan bencana alam. Ruas jalan Raya Trenggalek-Ponorogo KM 15-18 di Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, diidentifikasi sebagai jalur rawan longsor.
"Kami mengimbau masyarakat untuk ekstra waspada, terutama saat melintasi jalur tersebut di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu seperti sekarang," imbuhnya.
Sebagai langkah preventif, Satlantas Polres Trenggalek telah menyiapkan sejumlah strategi untuk menekan angka kecelakaan, antara lain
Melakukan sosialisasi secara masif ,yaitu memberikan edukasi langsung kepada masyarakat dan pemasangan spanduk imbauan di titik strategis.
Memanfaatkan teknologi dengan cara mengoptimalkan peran mobil INCAR (Integrated Node Capture Attitude Record) untuk menindak pelanggaran secara elektronik. Menempatkan anggota di titik rawan pada jam-jam sibuk.
Serta bekolaborasi lintas sektoral yakni meningkatkan koordinasi dengan Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) untuk perbaikan infrastruktur jalan.
"Kami berupaya maksimal dengan mengombinasikan tindakan preventif dan pemanfaatan teknologi agar kesadaran berkendara masyarakat meningkat," pungkas AKP Sony.(pb/dn)
What's Your Reaction?



