Gelar Musda ke-VI, LDII Jatim Perkuat Sinergi Wujudkan Trenggalek Kota Atraktif

28 Jan 2026 - 17:06
Gelar Musda ke-VI, LDII Jatim Perkuat Sinergi Wujudkan Trenggalek Kota Atraktif
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Trenggalek menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-VI di Gedung Bawarasa, Kabupaten Trenggalek (ist)

Trenggalek, (afederasi.com) – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Trenggalek menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-VI di Gedung Bawarasa, Kabupaten Trenggalek, Rabu (28/1/2026). Forum tertinggi organisasi tingkat daerah ini mengagendakan laporan pertanggungjawaban, pemilihan nakhoda baru, serta penyusunan program kerja untuk masa bakti lima tahun ke depan.

Pemerintah Kabupaten Trenggalek memberikan apresiasi tinggi atas pelaksanaan Musda ini. Peran organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam dinilai sangat krusial dalam mengakselerasi pembangunan daerah melalui penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Trenggalek, Sunyoto, menyatakan bahwa keberadaan ormas seperti LDII memiliki kontribusi nyata dalam pembinaan umat dan penguatan nilai-nilai sosial.

"Keberadaan ormas Islam, termasuk LDII, sangat membantu proses pembangunan di Kabupaten Trenggalek. Kontribusi dalam meningkatkan kualitas SDM dan menjaga stabilitas sosial menjadikannya mitra strategis bagi pemerintah daerah," ujar Sunyoto dalam sambutannya, Rabu (28/1/2026). 

Sunyoto menambahkan, tema yang diusung dalam Musda ini sejalan dengan visi besar daerah dalam mewujudkan "Trenggalek Kota Atraktif". Visi tersebut tidak hanya menonjolkan aspek fisik daerah, tetapi juga mencakup transformasi ekonomi, pendidikan, dan sektor strategis lainnya.

Ketua DPD LDII Kabupaten Trenggalek periode 2020–2025, Suharyanto, menjelaskan bahwa Musda VI ini mengangkat tema "Penguatan SDM Profesional Religius yang Berdaya Saing dan Berakhlak Mulia untuk Mewujudkan Trenggalek Kota Atraktif Menuju Indonesia Emas 2045".

Menurut Suharyanto, fokus pada kualitas manusia menjadi kunci agar warga Trenggalek mampu bersaing secara global tanpa meninggalkan nilai-nilai religius.

"Musda ini merupakan akhir dari masa amanah kepengurusan kami. Kami berharap pengurus baru yang terpilih nanti dapat membawa organisasi lebih maju dan tetap konsisten bersinergi dengan visi pemerintah daerah," kata Suharyanto.

Dalam agenda pemilihan ketua, muncul dua nama calon yang akan memimpin DPD LDII Trenggalek periode mendatang, yakni Sobirin dan Koko Dwiyanto. Proses pemilihan dipastikan akan mengedepankan mekanisme musyawarah mufakat sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) organisasi.

Suharyanto menegaskan, siapapun yang terpilih nantinya memiliki tugas besar untuk memastikan LDII tetap menjadi elemen penting dalam pembangunan di Bumi Menak Sopal.

"Siapa pun pemimpinnya, komitmen kami adalah terus berjalan seiring dan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Trenggalek demi kesejahteraan masyarakat luas," pungkasnya.(jae/dn) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow