Penyelamatan Dramatis Mobil Pajero Hancur di Tol Krian–Gresik, Korban Tak Sadarkan Diri

04 Feb 2026 - 20:31
Penyelamatan Dramatis Mobil Pajero Hancur di Tol Krian–Gresik, Korban Tak Sadarkan Diri
Petugas Damkarla Gresik dan Tol Krian berjuang mengevakuasi korban dengan mengunakan alat rescue elektrik (Fahrudin/afederasi.com)

Gresik, (afederasi.com) – Suasana dini hari di ruas Tol Krian–Gresik mendadak berubah mencekam. Sebuah mobil Mitsubishi Pajero bernopol B 1603 KLR ditemukan dalam kondisi rusak parah usai mengalami kecelakaan di KM 19, tepatnya di wilayah Desa Boboh, Kecamatan Menganti, Rabu (04/02/2026) sekitar pukul 01.24 WIB.

Informasi yang dihimpun, kecelakaan pertama kali diketahui oleh petugas jalan tol yang langsung menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik karena kondisi kendaraan membutuhkan evakuasi menggunakan alat rescue khusus.

Tim rescue Damkarla Gresik bergerak cepat. Hanya berselang 10 menit setelah laporan masuk, pasukan langsung meluncur menuju lokasi dengan membawa peralatan tang besar elektrik yang difungsikan sebagai RAM pendorong rangka besi kendaraan. Tim tiba di lokasi pukul 01.46 WIB. Saat itulah ketegangan mulai terasa.

Di tengah gelapnya malam dan sorot lampu darurat, petugas menemukan pengemudi masih berada di dalam kendaraan dalam kondisi tidak sadarkan diri.

“Prioritas kami saat tiba adalah memastikan korban bisa segera dikeluarkan dengan aman. Struktur mobil cukup menekan ruang kabin sehingga harus menggunakan alat rescue elektrik,” ujar Danru Group B Damkar Gresik Pos Kota, Bowo Wiyono.

Proses evakuasi berlangsung penuh kehati-hatian. Petugas harus membuka ruang pada bodi kendaraan yang terjepit tanpa menimbulkan risiko tambahan pada korban.

“Situasinya cukup menegangkan karena posisi korban di dalam kabin. Kami harus bekerja cepat tapi tetap presisi,” tambah salah satu anggota tim rescue.

Sinergi antara Damkarla dan petugas tol menjadi kunci keberhasilan operasi penyelamatan. Setelah beberapa waktu proses pembukaan rangka kendaraan, korban akhirnya berhasil dievakuasi.

Hingga laporan dibuat, identitas pengemudi belum diketahui karena korban masih dalam kondisi pingsan. Sementara kerugian material juga masih dalam proses pendataan.

Perwira piket, Sugiono memastikan seluruh prosedur penyelamatan berjalan sesuai standar keselamatan serta beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.(frd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow