Pemkab Akui Masih Banyak Rumah di Pacitan belum Tersentuh Program Sanitasi
Pacitan, (afederasi.com) – Program sanitasi layak di Kabupaten Pacitan masih banyak yang belum tersentuh.
Dari total capaian sekitar 82,81 persen, masih terdapat 17,19 persen masyarakat yang belum memiliki akses sanitasi layak.
Kondisi ini terjadi bersamaan dengan tidak adanya Dana Alokasi Khusus (DAK) sanitasi yang diterima Pacitan pada tahun anggaran berjalan.
Ketiadaan DAK tersebut berdampak langsung pada keterbatasan pembangunan sarana sanitasi baru.
Hingga kini, masih ada sebagian masyarakat yang belum mempunyai sanitasi standar yang sesuai ketetapan pemerintah.
Kepala Bidang Bangunan dan Lingkungan Air Minum (BLAM) PUPR Pacitan, Tonny Setyo Nugroho, membenarkan bahwa pada tahun ini Pacitan tidak memperoleh DAK sanitasi.
Hal itu membuat ruang intervensi pembangunan fisik menjadi terbatas.
“Tahun ini Pacitan memang tidak mendapatkan DAK sanitasi,” ujarnya, Rabu (21/1/2026).
Ia menjelaskan, capaian sanitasi di Pacitan belum sepenuhnya menyentuh seluruh masyarakat.
Persentase yang belum layak masih cukup signifikan dan menjadi perhatian bersama.
“Saat ini capaian sanitasi layak sekitar 82,81 persen. Masih ada 17,19 persen yang belum,” katanya.
Tonny menegaskan, tanpa dukungan DAK PUPR tidak dapat melakukan pembangunan fisik sanitasi secara langsung.
Program yang berjalan lebih bersifat terbatas dan menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran yang ada.
“Kalau tidak ada DAK, kami tidak bisa membangun sanitasi baru,” ujarnya.
Terkait peran dinas terkait, Tonny menyampaikan bahwa Dinas Kesehatan tidak masuk dalam pembangunan sarana sanitasi.
Peran yang dijalankan lebih mengarah pada kegiatan nonfisik.
“Program dari Dinkes sifatnya pemberdayaan atau sosialisasi. Bukan pembangunan sanitasi,” jelasnya.
Kondisi tersebut membuat upaya pemenuhan sanitasi layak di Pacitan berjalan kurang maksimal.
Di satu sisi masih ada sekian banyak masyarakat yang belum terlayani, sementara di sisi lain dukungan anggaran pembangunan tidak tersedia.
Dengan belum diperolehnya DAK sanitasi tahun ini, penyelesaian persoalan sanitasi layak di Pacitan masih menghadapi tantangan, khususnya dalam penyediaan sarana yang dibutuhkan masyarakat. (feri)
What's Your Reaction?



