Melihat Gagahnya Satria, Sapi 1,2 Ton Asal Lamongan Pilihan Presiden
Saya benar-benar tidak menyangka. Ini untuk kedua kalinya kandang kami dipercaya oleh pihak Istana untuk menyediakan sapi kurban Presiden," ujar Suwignyo saat ditemui di kandangnya, Kamis (14/5/2024).
Lamongan, (afederasi.com) – Seekor sapi jenis simental asal Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, mendadak menjadi pusat perhatian. Sapi raksasa yang diberi nama ‘Satria’ ini terpilih menjadi hewan kurban bantuan kemasyarakatan (Banmas) dari Presiden RI, Prabowo Subianto.
Satria bukan sembarang sapi. Hewan ternak milik Suwignyo, warga Desa Puter, Kecamatan Kembangbahu, ini memiliki bobot fantastis mencapai 1,2 ton. Postur tubuhnya yang tinggi besar dan gempal membuat siapa saja yang melihatnya akan berdecak kagum.
Suwignyo mengaku sangat bangga dan tidak menyangka bahwa kandang sederhananya kembali dilirik oleh pihak Istana. Ini merupakan kali kedua sapi hasil rawatannya dipilih sebagai hewan kurban orang nomor satu di Republik Indonesia.
"Saya benar-benar tidak menyangka. Ini untuk kedua kalinya kandang kami dipercaya oleh pihak Istana untuk menyediakan sapi kurban Presiden," ujar Suwignyo saat ditemui di kandangnya, Kamis (14/5/2024).
Namun, terpilihnya Satria tidak terjadi secara instan. Suwignyo menjelaskan bahwa proses seleksi dilakukan dengan sangat ketat selama dua bulan terakhir. Tim dari Dinas Peternakan tingkat kabupaten hingga provinsi turun langsung melakukan verifikasi menyeluruh.
"Proses pemilihannya tidak sembarangan. Ada tahap verifikasi yang ketat, mulai dari kesehatan hingga berat badan, semuanya dicek oleh dinas terkait selama dua bulan terakhir," imbuhnya.
Mengenai nama 'Satria', Suwignyo mengungkapkan bahwa nama tersebut diberikan oleh anaknya sejak sapi itu masih kecil. Kini, setelah terpilih menjadi sapi Presiden, Suwignyo memberikan perawatan ekstra untuk memastikan kondisi Satria tetap prima hingga hari penyembelihan.
Perawatan tersebut meliputi pola makan yang sangat bergizi serta menjaga kebersihan kandang selama 24 jam nonstop. Hal ini dilakukan karena menjaga Satria kini menjadi sebuah amanah besar.
"Pola makan kami jaga, gizinya diperhatikan, dan kebersihan kandang dipantau 24 jam. Ini bukan sekadar hewan ternak lagi, tapi amanah dari Pak Presiden," tegas Suwignyo.
Rencananya, sapi simental crossing ini akan dikirim dan diserahkan ke wilayah Kecamatan Mantup, Lamongan, untuk disembelih pada hari raya Iduladha mendatang. (yan)
What's Your Reaction?

