Ketua BEM UNIPMA Sebut Pers Indonesia Kini Tercekik "Tirani" Algoritma

09 Feb 2026 - 18:51
Ketua BEM UNIPMA Sebut Pers Indonesia Kini Tercekik "Tirani" Algoritma
Ketua BEM Universitas PGRI Madiun (UNIPMA), Guntur Ega Pratama. (Hendry/afederasi.com)

Madiun, (afederasi.com) - Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) yang jatuh pada 9 Februari 2026 menjadi momentum kritik tajam bagi insan media. Ketua BEM Universitas PGRI Madiun (UNIPMA), Guntur Ega Pratama, memperingatkan bahwa ancaman kebebasan pers telah bermutasi: dari sensor fisik di era penjajahan menjadi tirani algoritma di era digital.

Menurut Guntur, sejarah pers Indonesia adalah potret perlawanan yang heroik. Namun, ia menyayangkan jika kemerdekaan yang diraih sejak Reformasi 1998 kini justru tergadai demi mengejar trafik dan jumlah klik.
Guntur membandingkan masa gelap pendudukan Jepang, saat pers menjadi mesin propaganda Sendenbu, dengan realita hari ini. Jika dahulu pers dipaksa patuh pada penguasa, kini pers seolah dipaksa tunduk pada platform global.

 "Dulu pers adalah alat perang. Sekarang, ada risiko pers menjadi sekadar alat dagang. Kecepatan seringkali membunuh akurasi, dan clickbait menjadi candu yang merusak nalar publik," ujar Guntur.

Dalam refleksi kritisnya, Guntur membedah tiga "penyakit" utama yang menggerogoti media saat ini, yakni kanibalisme ekonomi akibat dominasi iklan oleh raksasa teknologi yang mencekik media lokal, dilema integritas yang mengorbankan kedalaman berita demi mengejar algoritma, serta krisis kepercayaan publik yang dipicu oleh sulitnya membedakan karya jurnalistik asli dengan hoaks di tengah banjir informasi.

Guntur menegaskan bahwa pers tidak boleh sekadar menjadi pengedar informasi, melainkan harus berdiri tegak sebagai kurator kebenaran. Ia mendesak para jurnalis dan pemilik media untuk kembali ke khittah UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers.

"Pers harus tetap menjadi watchdog (anjing penjaga), bukan lapdog (anjing pangkuan) kekuasaan maupun modal. Tanpa pers yang independen, demokrasi kita berjalan tanpa kompas," pungkasnya.(hend)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow