Jalan Poros Kecamatan Glagah Lamongan Rusak Usai Tergenang Banjir Bengawan Jero

25 Jan 2026 - 15:56
Jalan Poros Kecamatan Glagah Lamongan Rusak Usai Tergenang Banjir Bengawan Jero
Kondisi Jalan Poros Kecamatan Glagah Lamongan saat Dilewati Kendaraan Truk (Iyan Farikh/afederasi.com)

Lamongan, (afederasi.com) – Akses jalan poros Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan, tepatnya di sebelah timur Polsek Glagah, kini dikeluhkan warga. Pasalnya, jalur tersebut mengalami kerusakan parah dengan lubang-lubang menganga yang memenuhi badan jalan sepanjang kurang lebih 100 meter.

Pantauan di lokasi menunjukkan kondisi jalan yang sangat memprihatinkan. Aspal yang semula rata kini terkikis, menyisakan kerikil tajam dan lubang-lubang dengan kedalaman bervariasi. Hal ini jelas menghambat mobilitas warga yang melintas, bahkan tak jarang menyebabkan pengendara motor terperosok.

Kerusakan jalan ini disinyalir merupakan dampak luapan Sungai Bengawan Jero yang sempat merendam kawasan tersebut beberapa waktu lalu. Namun, genangan air banjir memperparah kondisi jalan yang memang sudah lama tidak tersentuh perbaikan.

Salah seorang pengguna jalan, Anwar, mengungkapkan bahwa titik kerusakan di timur Polsek Glagah tersebut sebenarnya sudah terjadi sebelum musibah banjir melanda. Namun, genangan air yang merendam jalan membuat aspal semakin rapuh hingga hancur saat air surut.

"Kondisi jalan ini sebenarnya sudah rusak dan berlubang sebelum banjir datang. Tapi ya itu, setelah banjir kemarin surut, kondisinya malah jadi rusak parah. Lubangnya makin dalam dan lebar," ujar Anwar saat melintas dijalan tersebut. Minggu (25/01/2026) siang.

 

Anwar menambahkan, genangan air yang mengendap dalam waktu lama membuat struktur tanah di bawah aspal menjadi lembek. Akibatnya, kendaraan bermuatan berat yang melintas mempercepat proses kerusakan jalan.

Panjangnya ruas jalan yang rusak, yakni sekitar 100 meter, menjadi titik krusial karena merupakan akses utama bagi warga Glagah menuju pusat administrasi maupun pasar. Warga kini berharap ada tindakan nyata dari dinas terkait agar kerusakan tidak semakin meluas dan memakan korban jiwa.

"Kami berharap segera ada perbaikan dari pemerintah. Minimal ditambal dulu supaya aksesnya lancar, apalagi ini jalan utama yang sangat sibuk setiap harinya," tutupnya. (yan)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow