Freeport Indonesia Tekankan K3 Jadi Fondasi Utama di Tiga Lokasi Operasi

22 Jan 2026 - 13:32
Freeport Indonesia Tekankan K3 Jadi Fondasi Utama di Tiga Lokasi Operasi
Para karyawan dilatih untuk menanggani situasi darurat kebakaran di lokasi operasional kerja (Fahrudin/afederasi.com)

Gresik, (afederasi.com) – Keselamatan dan kesehatan kerja bukan sekadar kewajiban operasional, melainkan fondasi utama dalam setiap aspek kehidupan insan perusahaan. Prinsip inilah yang kembali ditegaskan PT Freeport Indonesia (PTFI) dalam momentum Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional (BK3N) Tahun 2026.

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas, menekankan bahwa seluruh karyawan di tiga wilayah operasi PTFI harus menjadikan keselamatan dan kesehatan kerja sebagai nilai utama yang melekat dalam setiap aktivitas, baik di tempat kerja maupun dalam kehidupan sehari-hari.

“Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional 2026 bukan sekadar menjalankan amanat nasional. Ini adalah cerminan komitmen kita untuk menjadikan keselamatan dan kesehatan kerja sebagai landasan utama di setiap operasi PTFI,” ujar Tony Wenas saat membuka rangkaian BK3N 2026 di Smelter PTFI, Gresik, Jawa Timur, Senin (12/01/2026).

Tony menegaskan, aspek safety merupakan pilar utama dalam nilai korporasi PTFI yang dirangkum dalam SINCERE (Safety, Integrity, Commitment, Excellence, Respect).

Keselamatan, menurutnya, tidak hanya berlaku saat bekerja, tetapi harus menjadi budaya yang dimulai dari diri sendiri dan dari rumah.

“Safety starts from home. Safety starts with me. Keselamatan bukan hanya soal prosedur kerja, tetapi menjadi prioritas utama bagi seluruh karyawan PTFI,” tegasnya.

Penegasan komitmen keselamatan juga disampaikan Kepala Teknik Tambang PTFI, Carl Tauran, dari Kuala Kencana, Papua Tengah. Ia mengingatkan seluruh karyawan bahwa tidak ada pekerjaan sekecil apa pun yang lebih penting dibandingkan keselamatan jiwa.

“Sekecil apa pun pekerjaan, tidak ada yang lebih penting daripada keselamatan. Mari kita jadikan Bulan K3 ini sebagai awal dari komitmen yang berlanjut sepanjang tahun,” ujarnya.

Pembukaan rangkaian peringatan BK3N 2026 PTFI dilaksanakan serentak di tiga lokasi kerja utama, yakni Tembagapura dan Kuala Kencana di Provinsi Papua Tengah, serta Smelter PTFI di Gresik, Jawa Timur.

Pada tahun ini, BK3N 2026 mengusung tema “Membangun Ekosistem Pengelolaan Keselamatan Pertambangan Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif” dengan semangat “Bangkit Bersama, Kerja Selamat, Kerja Sehat”. Rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung selama satu bulan penuh.

Berbagai kegiatan edukatif, kompetitif, dan partisipatif digelar untuk menanamkan budaya keselamatan di seluruh lini perusahaan. 

Di antaranya kampanye keselamatan di area kerja dan komunitas seperti sekolah dan kampus, kompetisi pertolongan pertama dan penggunaan Automated External Defibrillator (AED), tantangan manajemen risiko fatal, pelaporan dan inovasi keselamatan, lomba video keselamatan, hingga kuis K3.

Selain itu, PTFI juga menggelar kompetisi virtual run sejauh 50 kilometer di Gresik serta 68 kilometer di Tembagapura dan Kuala Kencana selama periode BK3N 2026.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, PTFI mendorong peningkatan kompetensi, kesadaran, dan kepedulian seluruh insan perusahaan terhadap keselamatan dan kesehatan kerja sebagai perusahaan pertambangan terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Puncak peringatan BK3N 2026 PTFI akan digelar di Tembagapura pada 7 Februari 2026 dengan kegiatan bersih kota, safety games, simulasi pemadaman kebakaran, serta pertunjukan musik lokal. 

Sementara penutupan keseluruhan rangkaian BK3N 2026 dijadwalkan berlangsung pada 14 Februari 2026 di Kuala Kencana. (frd)

Freeport Indonesia Bekali Karyawan di Tiga Lokasi Operasi Tanggani Situasi Darurat

Gresik, (afederasi.com) – Keselamatan dan kesehatan kerja bukan sekadar kewajiban operasional, melainkan fondasi utama dalam setiap aspek kehidupan insan perusahaan. Prinsip inilah yang kembali ditegaskan PT Freeport Indonesia (PTFI) dalam momentum Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional (BK3N) Tahun 2026.

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas, menekankan bahwa seluruh karyawan di tiga wilayah operasi PTFI harus menjadikan keselamatan dan kesehatan kerja sebagai nilai utama yang melekat dalam setiap aktivitas, baik di tempat kerja maupun dalam kehidupan sehari-hari.

“Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional 2026 bukan sekadar menjalankan amanat nasional. Ini adalah cerminan komitmen kita untuk menjadikan keselamatan dan kesehatan kerja sebagai landasan utama di setiap operasi PTFI,” ujar Tony Wenas saat membuka rangkaian BK3N 2026 di Smelter PTFI, Gresik, Jawa Timur, Senin (12/01/2026).

Tony menegaskan, aspek safety merupakan pilar utama dalam nilai korporasi PTFI yang dirangkum dalam SINCERE (Safety, Integrity, Commitment, Excellence, Respect).

Keselamatan, menurutnya, tidak hanya berlaku saat bekerja, tetapi harus menjadi budaya yang dimulai dari diri sendiri dan dari rumah.

“Safety starts from home. Safety starts with me. Keselamatan bukan hanya soal prosedur kerja, tetapi menjadi prioritas utama bagi seluruh karyawan PTFI,” tegasnya.

Penegasan komitmen keselamatan juga disampaikan Kepala Teknik Tambang PTFI, Carl Tauran, dari Kuala Kencana, Papua Tengah. Ia mengingatkan seluruh karyawan bahwa tidak ada pekerjaan sekecil apa pun yang lebih penting dibandingkan keselamatan jiwa.

“Sekecil apa pun pekerjaan, tidak ada yang lebih penting daripada keselamatan. Mari kita jadikan Bulan K3 ini sebagai awal dari komitmen yang berlanjut sepanjang tahun,” ujarnya.

Pembukaan rangkaian peringatan BK3N 2026 PTFI dilaksanakan serentak di tiga lokasi kerja utama, yakni Tembagapura dan Kuala Kencana di Provinsi Papua Tengah, serta Smelter PTFI di Gresik, Jawa Timur.

Pada tahun ini, BK3N 2026 mengusung tema “Membangun Ekosistem Pengelolaan Keselamatan Pertambangan Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif” dengan semangat “Bangkit Bersama, Kerja Selamat, Kerja Sehat”. Rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung selama satu bulan penuh.

Berbagai kegiatan edukatif, kompetitif, dan partisipatif digelar untuk menanamkan budaya keselamatan di seluruh lini perusahaan. 

Di antaranya kampanye keselamatan di area kerja dan komunitas seperti sekolah dan kampus, kompetisi pertolongan pertama dan penggunaan Automated External Defibrillator (AED), tantangan manajemen risiko fatal, pelaporan dan inovasi keselamatan, lomba video keselamatan, hingga kuis K3.

Selain itu, PTFI juga menggelar kompetisi virtual run sejauh 50 kilometer di Gresik serta 68 kilometer di Tembagapura dan Kuala Kencana selama periode BK3N 2026.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, PTFI mendorong peningkatan kompetensi, kesadaran, dan kepedulian seluruh insan perusahaan terhadap keselamatan dan kesehatan kerja sebagai perusahaan pertambangan terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Puncak peringatan BK3N 2026 PTFI akan digelar di Tembagapura pada 7 Februari 2026 dengan kegiatan bersih kota, safety games, simulasi pemadaman kebakaran, serta pertunjukan musik lokal. 

Sementara penutupan keseluruhan rangkaian BK3N 2026 dijadwalkan berlangsung pada 14 Februari 2026 di Kuala Kencana. (frd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow