Curanmor di Rumah Kos Kartini Gresik Berujung Maut, Satu Pelaku Tewas Diamuk Massa
Gresik, (afederasi.com) – Aksi pencurian sepeda motor di kawasan rumah kos Jalan Raya RA Kartini, Kecamatan Kebomas, Gresik, berakhir tragis dan memantik peringatan keras dari kepolisian. Dua terduga pelaku curanmor yang tertangkap warga pada Selasa (20/01/2026) dini hari menjadi sasaran amuk massa, satu di antaranya tewas.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 03.30 WIB, saat warga memergoki dua pria mencurigakan tengah mendorong sepeda motor Yamaha di dalam gang buntu area kos-kosan. Diduga kuat, motor tersebut hasil curian.
Ketika ditegur, kedua terduga pelaku justru berusaha melarikan diri, sehingga memicu teriakan warga. Aksi kejar-kejaran pun terjadi hingga ke Jalan Raya RA Kartini. Di lokasi itu, keduanya berhasil ditangkap warga.
Namun situasi berubah tak terkendali. Emosi massa yang tersulut membuat kedua pelaku menjadi sasaran pemukulan, hingga mengalami luka parah. Polisi yang tiba di lokasi mendapati satu pelaku telah meninggal dunia, sementara satu lainnya dalam kondisi kritis.
Hasil identifikasi menyebutkan, dua terduga pelaku masing-masing bernama Santoso, warga Lamongan, yang mengalami luka berat, serta Herman, warga Probolinggo, yang dinyatakan meninggal dunia.
Kedua pelaku kemudian dievakuasi ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk penanganan medis dan keperluan visum. Sementara itu, aparat kepolisian langsung melakukan pengamanan lokasi dan mengumpulkan keterangan saksi.
Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, membenarkan kejadian tersebut dan menyampaikan peringatan tegas kepada masyarakat agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.
“Tindak pencurian adalah perbuatan pidana dan pelakunya harus diproses sesuai hukum. Namun, tindakan kekerasan oleh warga juga merupakan pelanggaran hukum. Kami minta masyarakat menyerahkan sepenuhnya penanganan kepada kepolisian,” tegasnya.
AKBP Ramadhan menekankan, tindakan main hakim sendiri tidak hanya berisiko merenggut nyawa, tetapi juga dapat menyeret pelaku pengeroyokan ke jerat pidana.
Pihak kepolisian kini masih mendalami kasus percobaan pencurian tersebut, termasuk rangkaian kejadian yang menyebabkan satu pelaku meninggal dunia, serta mengidentifikasi kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat.
AKBP Ramadhan mengimbau masyarakat agar segera melapor ke aparat jika menemukan tindak kriminal, serta tidak terpancing emosi yang justru berujung pada persoalan hukum baru.
"Apabila menemukan dugaan tindak kejahatan, segera lapor ke Cak Rama yang sebelumnya Cak Roma atau di Instagram rama.nasution07 atau media sosial Polres Gresik," pungkas AKBP Ramadhan.(frd)
What's Your Reaction?



