Angin Kencang Terjang Trenggalek, Pohon Tumbang di Delapan Titik Tewaskan Seorang Warga

24 Jan 2026 - 21:38
Angin Kencang Terjang Trenggalek, Pohon Tumbang di Delapan Titik Tewaskan Seorang Warga
Petugas gabungan saat mengevakuasi pohon tumbang yang menutup akses jalan (ist)

Trenggalek, (afederasi.com) – Cuaca ekstrem berupa angin kencang melanda Kabupaten Trenggalek dan menyebabkan sejumlah pohon tumbang di berbagai wilayah. Sedikitnya delapan titik kejadian pohon tumbang dilaporkan tersebar di lima kecamatan, Sabtu (24/1/2026). Peristiwa ini tak hanya mengganggu arus lalu lintas, namun juga merenggut satu korban jiwa.

Salah satu kejadian paling parah terjadi di ruas jalan nasional Durenan–Tulungagung, tepatnya di Desa Pandean, Kecamatan Durenan. Sebuah pohon trembesi berukuran besar tumbang dan melintang di tengah jalan, mengakibatkan jalur tersebut tertutup total selama proses evakuasi.

Nahas, pohon tumbang tersebut menimpa sebuah sepeda motor dan truk yang tengah melintas. Akibatnya, bagian depan dan kaca truk mengalami kerusakan, sementara sepeda motor rusak pada bagian rangka.

Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki melalui Kasi Humas Iptu Katik menjelaskan, sejak pagi wilayah Trenggalek memang dilanda angin kencang yang diduga menjadi pemicu utama tumbangnya sejumlah pohon.

“Angin cukup kencang terjadi hampir merata sejak pagi hari. Kondisi ini sangat berpotensi menyebabkan pohon tumbang,” ujar Iptu Katik.

Selain di Durenan, kejadian serupa juga terjadi di jalur nasional Trenggalek–Ponorogo wilayah Kecamatan Tugu. Tiga titik pohon tumbang tercatat masing-masing di KM 12 Desa Pucanganak, KM 16 Desa Nglinggis, dan KM 7 Desa Gondang.

“Di KM 12 pohon jenis sono alas dengan diameter sekitar 0,5 meter dan tinggi 20 meter tumbang. Di KM 16 sono alas berdiameter satu meter dengan tinggi 15 meter, serta di KM 7 pohon joar berdiameter satu meter dan tinggi 15 meter menimpa mobil pikap,” jelasnya.

Tak hanya itu, di jalan raya Trenggalek–Bendungan, tepatnya di Desa Surenlor, Kecamatan Bendungan, sebuah pohon pinus dengan panjang sekitar 20 meter dan diameter 120 sentimeter roboh dan menutup badan jalan.

Sementara di Desa Salamrejo, Kecamatan Karangan, pohon randu berdiameter 0,7 meter dan tinggi 13 meter menimpa garasi bengkel mobil. Di lokasi yang sama, pohon jati juga dilaporkan ambruk dan menimpa dapur rumah warga.

Tragedi paling fatal terjadi di pertigaan perbatasan Desa Sukorame–Ngadirejo, Kecamatan Gandusari. Seorang warga yang sedang melintas dilaporkan tertimpa patahan ranting pohon mahoni hingga meninggal dunia di lokasi kejadian.

“Selain pohon tumbang, angin kencang juga menyebabkan robohnya tower komunikasi di wilayah Watulimo dan Bendungan,” tambah Iptu Katik.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, jajaran kepolisian bersama instansi terkait dibantu warga setempat bergerak cepat melakukan evakuasi dengan memotong dan memangkas batang serta ranting pohon agar arus lalu lintas kembali normal.

Mengingat saat ini masih memasuki musim penghujan yang disertai cuaca ekstrem, pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jalan, agar meningkatkan kewaspadaan.

“Sebagai langkah antisipasi, kami akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk melakukan patroli bersama serta pemetaan pohon rawan tumbang guna dilakukan pemangkasan,” pungkasnya.(pb/dn) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow