2.671 CJH Gresik Ikuti Manasik, Keberangkatan Perdana 2 Mei

10 Feb 2026 - 18:09
2.671 CJH Gresik Ikuti Manasik, Keberangkatan Perdana 2 Mei
Salah satu kegiatan Manasik Haji jelang keberangkatan Haji 2026 yang diselenggarakan Kemenhaj Kabupaten Gresik. (Fahrudin/afederasi.com)

Gresik, (afederasi.com) – Persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 di Kabupaten Gresik mulai dimatangkan. Sebanyak 2.671 calon jemaah haji (CJH) mengikuti rangkaian manasik haji sebagai bekal penting sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.

Kegiatan manasik dilaksanakan secara bertahap, mulai dari tingkat kecamatan hingga kabupaten. Program ini menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh jemaah memahami tata cara pelaksanaan ibadah haji secara teori maupun praktik.

Kepala Kantor Kementerian Haji (Kemenhaj) Kabupaten Gresik, Lulus, menjelaskan bahwa awalnya jumlah CJH yang telah melunasi biaya haji mencapai 2.801 orang. Namun, setelah adanya mutasi masuk dan keluar jemaah, jumlah peserta manasik menjadi 2.671 orang.

“Yang mengikuti manasik haji tahun 2026 ini sebanyak 2.671 calon jemaah. Jumlah tersebut tersebar di seluruh kecamatan dengan variasi berbeda-beda,” ujarnya, Selasa (09/02/2026).

Lulus mencontohkan, Kecamatan Manyar sekitar 400 jemaah, wilayah Gresik, Sangkapura, dan Tambak sebanyak 233 jemaah, Kecamatan Kebomas 290 jemaah, Kecamatan Dukun 175 jemaah, serta kecamatan lainnya menyesuaikan kuota masing-masing.

Manasik haji tingkat kabupaten dilaksanakan satu kali pertemuan. Sementara itu, manasik tingkat kecamatan digelar empat kali pertemuan dengan durasi masing-masing empat jam pelajaran. Materi yang diberikan meliputi teori selama tiga pertemuan dan ditutup dengan praktik.

Ia menambahkan, terdapat perubahan dalam pelaksanaan manasik tahun ini. Jika sebelumnya ditangani oleh Kantor Urusan Agama (KUA), kini manasik dilaksanakan langsung oleh Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).

Di Kabupaten Gresik terdapat 18 kecamatan. Untuk kecamatan yang belum memiliki KBIHU, pelaksanaan manasik digabung dengan kecamatan terdekat, seperti Ujungpangkah dan Panceng.

Manasik haji tingkat kecamatan telah dimulai sejak 8 Februari 2026. Sementara manasik tingkat kabupaten dijadwalkan berlangsung pada 12 Februari 2026 di GOR Petrokimia Gresik.

Selain kesiapan materi, Kemenhaj Gresik juga memberikan perhatian khusus pada kondisi kesehatan jemaah. 

"Tercatat sekitar 90 calon jemaah haji Gresik yang akan menggunakan kursi roda selama pelaksanaan ibadah Haji," imbuhnya.

Pada musim haji 2026, Kabupaten Gresik dijadwalkan memberangkatkan delapan kelompok terbang (kloter), yakni kloter 42 hingga kloter 48. Keberangkatan perdana direncanakan pada 2 Mei 2026.

“Manasik ini adalah ilmu sekaligus bekal praktik. Harapannya seluruh materi yang diperoleh bisa diimplementasikan saat pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi,” pungkasnya.(frd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow