Jombang Tambah 1.130 Petani Penerima Subsidi Pupuk

20 Jan 2026 - 18:12
Jombang Tambah 1.130 Petani Penerima Subsidi Pupuk
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Pertanian Disperta Jombang, Eko Purwanto, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (20/01/2026). (Foto: Santoso/afederasi.com)

Jombang, (afederasi.com) – Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Jombang berhasil menambahkan 1.130 petani baru ke dalam sistem Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK). 

Penambahan ini menyusul dibukanya pendaftaran ulang untuk mengakomodasi petani yang sebelumnya terkendala dalam pendataan pupuk bersubsidi.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jombang Moch Rony melalui Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Pertanian Disperta Jombang, Eko Purwanto, menyatakan pendaftaran ulang e-RDKK dibuka pada periode 12 hingga 20 Januari 2026. 

“Dari pendaftaran ulang tersebut, ada sekitar 1.130 petani yang berhasil kami masukkan ke dalam e-RDKK. Mereka sebelumnya belum terdata terutama akibat kendala teknis,” ujar Eko saat dikonfirmasi, Selasa (20/1/2026).

Eko membeberkan berbagai kendala yang dihadapi petani selama proses input data sebelumnya. Masalah yang paling menonjol adalah penolakan data oleh sistem, akses aplikasi yang lambat (lemot), serta kesalahan teknis (human error) pada saat pengisian data di lapangan oleh petugas atau petani.

“Kami berupaya memperbaiki ini agar hak petani tidak terabaikan. Ada yang sudah diinput tapi sistem menolak, ada juga karena faktor jaringan dan kecepatan aplikasi. Ini yang kami kaji ulang,” jelas Eko Purwanto.

Dengan penambahan data terbaru ini, total akumulasi petani penerima pupuk bersubsidi di Jombang yang tercatat dalam e-RDKK kini mendekati angka 72.000 petani. Sebelumnya, setelah sosialisasi masif di seluruh kecamatan, data yang terkumpul adalah sekitar 71.000 petani.

Eko menegaskan bahwa pemutakhiran data e-RDKK ini memiliki tujuan strategis. “Data yang akurat sangat penting. Harapan kami, tidak ada lagi petani berhak yang justru kehilangan akses terhadap pupuk bersubsidi karena kendala administrasi. Semua harus terakomodasi,” tegasnya.

Kabar baik bagi 1.130 petani yang baru terdaftar, mereka telah dapat mengakses haknya dalam waktu dekat. Eko Purwanto mengkonfirmasi bahwa petani yang namanya telah masuk dalam e-RDKK hasil pendaftaran ulang diharapkan sudah dapat mengambil jatah pupuk bersubsidi mulai bulan depan.

“Mekanisme dan kuota mengikuti aturan yang berlaku. Kami berharap inputan kami bisa dapat segera di proses oleh Kementrian, sehingga penyaluran pupuk bulan depan sudah dapat mencakup petani baru ini,” pungkasnya.

 Langkah ini diharapkan dapat mengoptimalkan distribusi pupuk bersubsidi dan mendukung produktivitas pertanian di Jombang. (san)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow