Sinergi Pemkab Trenggalek dan Pelindo, Rehabilitasi 2.273 Terumbu Karang di Pantai Mutiara

20 Jan 2026 - 16:14
Sinergi Pemkab Trenggalek dan Pelindo, Rehabilitasi 2.273 Terumbu Karang di Pantai Mutiara
Proses penanaman terumbu karang di pantai Mutiara (ist)

Trenggalek, (afederasi.com) – Pesona bawah laut Pantai Mutiara, Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, kini memiliki harapan baru. Pemerintah Kabupaten Trenggalek bersama Pelindo Sub Regional Jawa resmi menginisiasi aksi konservasi besar-besaran dengan menanam ribuan fragmen terumbu karang sebagai upaya menjaga eksistensi ekosistem maritim, Selasa (20/1/2026).

Langkah hijau ini bukan sekadar seremonial. Sebanyak 2.273 terumbu karang dilepasliarkan ke dasar laut menggunakan tiga teknik propagasi modern, yakni media meja, Bioreeftek, hingga struktur Fish House. Inovasi ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan terumbu karang yang menjadi jantung kehidupan biota laut.

Sub Regional Head Jawa Pelindo, Purwanto Wahyu Widodo, menegaskan bahwa pemilihan Pantai Mutiara didasarkan pada rekomendasi teknis Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Lokasi ini dinilai strategis dan memiliki urgensi tinggi untuk dilakukan pemulihan vegetasi bawah air.

"Ini adalah komitmen tahunan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kami tidak hanya menanam, tetapi juga akan melakukan evaluasi berkala dalam kurun waktu 6 hingga 12 bulan ke depan. Jika progresnya signifikan, program ini dipastikan berlanjut ke tahap berikutnya," jelas Purwanto.

Wakil Bupati Trenggalek, Syah Mohamad Natanegara, yang terjun langsung dalam proses penanaman, mengapresiasi langkah konkret Pelindo. Pria yang akrab disapa Mas Syah ini berharap aksi ini menjadi pemantik bagi pihak swasta lainnya untuk turut berkontribusi menjaga kelestarian alam Trenggalek.

"Target besar kita adalah menjadikan Pantai Mutiara sebagai pusat pengendalian ekosistem terumbu karang di Trenggalek. Kami mengajak seluruh elemen, baik instansi maupun masyarakat, untuk bahu-membahu menjaga warisan alam ini agar tetap lestari bagi generasi mendatang," ungkap Mas Syah optimis.

Senada dengan pemerintah, Ketua Pokmaswas Rembeng Raya, Kacuk Wibisono, menyambut baik bantuan infrastruktur bawah air ini. Sebagai garda terdepan dalam pengawasan pantai, pihaknya berharap dukungan ini bersifat simultan.

"Kami sangat membutuhkan dukungan berkelanjutan untuk kegiatan bawah air ini. Partisipasi dari berbagai donatur sangat krusial agar misi konservasi ini tidak berhenti di tengah jalan," pungkasnya.

Dengan adanya rehabilitasi ini, Pantai Mutiara diharapkan tidak hanya unggul dari segi pariwisata permukaan, tetapi juga menjadi surga bagi keanekaragaman hayati di bawah permata birunya.(pb/dn) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow