Jaga Kualitas MBG, Dapur SPPG Geger Lamongan Lakukan Uji Lab SLHS
Lamongan, (afederasi.com) – Dalam upaya menjamin keamanan pangan dan standar kesehatan bagi penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG), Dapur SPPG Geger yang berlokasi di Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, resmi melakukan uji laboratorium sebagai bagian dari pemenuhan persyaratan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
Langkah proaktif ini diambil untuk memastikan bahwa seluruh rangkaian proses pengolahan makanan di dapur tersebut telah sesuai dengan regulasi ketat yang ditetapkan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lamongan.
Kepala SPPG Geger, Ahmad Arif Fathoni, menegaskan bahwa kepatuhan terhadap standar kesehatan bukan sekadar pemenuhan administrasi, melainkan bentuk tanggung jawab moral kepada masyarakat.
"Uji tes laboratorium ini merupakan salah satu langkah penting dalam proses pengajuan SLHS. Ini menunjukkan komitmen kami untuk menjaga kualitas dan keamanan makanan yang disajikan, serta memastikan bahwa proses pengolahan makanan memenuhi standar kesehatan yang ditetapkan," ujar Ahmad Arif Fathoni, Senin (20/1/2026).
Ia menambahkan bahwa transparansi dalam pengolahan makanan menjadi kunci utama untuk membangun hubungan jangka panjang para penerima manfaat Program MBG.
"Tujuan utama kami adalah melindungi kesehatan masyarakat dan meningkatkan kepercayaan terhadap layanan yang kami berikan. Kami ingin memastikan setiap hidangan yang keluar dari Dapur SPPG Geger terjamin kebersihannya," imbuhnya.
Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) memiliki peran yang sangat krusial bagi keberlangsungan operasional dapur. Pertama, sertifikat ini menjadi jaminan utama keamanan konsumen karena memastikan makanan bebas dari kontaminasi bakteri, kimia, maupun fisik yang dapat membahayakan kesehatan.
Secara legalitas, SLHS adalah bukti autentik bahwa Dapur SPPG Geger telah memenuhi standar teknis operasional dan perilaku penjamah makanan yang ditetapkan oleh pemerintah.
Selain itu, kepemilikan SLHS secara langsung meningkatkan kepercayaan masyarakat dan kredibilitas layanan di mata mitra bisnis. Hal ini memberikan daya saing yang lebih kuat dibandingkan penyedia jasa boga lainnya. Terakhir, sertifikasi ini berfungsi sebagai langkah mitigasi risiko untuk mencegah terjadinya masalah kesehatan lingkungan, sehingga kenyamanan pelanggan tetap terjaga dalam jangka panjang. (yan)
What's Your Reaction?



