Nenek Kelun Pakai Daster Ditemukan Tewas di Perlintasan KA

Nenek Kelun Pakai Daster Ditemukan Tewas di Perlintasan KA
Petugas Polsek Kartoharjo dan Polsuska DAOP 7 mengevakuasi korban tertemper KA Singasari, Madiun (5/10/2022).

Madiun, (afederasi.com) - Seorang warga jalan Sri Agung, RT. 008 RW. 002, Kelurahan Kelun Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, tewas tertemper KA Singasari relasi Pasar Senen - Blitar di Km 162 + 2/3 jalur antara Stasiun Besar Madiun - Babadan, Kelurahan Rejomulyo, Kota Madiun.

Kecelakaan orang tertemper KA diketahui dari laporan masinis KA Singasari, sekitar pukul 04.45 WIB yang berhenti luar biasa di Stasiun Babadan Madiun guna pengecekan rangakaian dan laporan. Petugas Polsuska dan anggota Polsek Kartoharjo mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), Rabu (5/10/2022) sekitar pukul 07.00 WIB.

Kapolsek Kartoharjo, Kompol Lilik Sulastri, membenarkan adanya kecelakaan yang terjadi di Km 162 + 2/3 jalur antara Stasiun Besar Madiun - Babadan, Kelurahan Rejomulyo, Kota Madiun. Di TKP petugas menemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi tengkurap ditengah rel KA.

"Dilokasi tidak ditemukan identitas korban, selanjutnya korban dievakuasi dan dibawa ke RSUP Soedono," kata Kompol Lilik Sulastri.

Masih menurut Kapolsek Kartoharjo, dari TKP petugas menemukan 1 unit sepeda pancal warna merah, 1 pasang sendal warna hijau, 1 buah daster (pakaian korban) dan 1 buah sarung. 

"Selanjutnya barang bukti amankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut," terang Kapolsek.

Lilik juga menyampaikan, setelah di RSUP Soedono, indentitas korban diketahui setelah pihak keluarga datang untuk memastikan korban. Dari keluarga korban di ketahui bernama Siswati (63) warga jalan Sri Agun, Kelurahan Kelun Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun.

"Pihak keluarga menyatakan tidak ingin membuat laporan polisi kemudian terkait peristiwa tersebut diatas tidak di proses hukum lebih lanjut serta menerima peristiwa tersebut sebagai musibah," pungkasnya.(sal)