Rombongan Mahasiswa Malaysia Studi Banding ke UMKM Olahan Salak di Jombang

Pantauan di lokasi rombongan datang ke rumah olahan salak Kunara di Desa Kedungrejo, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang untuk mengetahui bagaimana cara pengolahan salak menjadi berbagai macam jenis makanan dan minuman yang berbahan dasar salak.

14 Sep 2023 - 13:29
Rombongan Mahasiswa Malaysia Studi Banding ke UMKM  Olahan Salak di Jombang
Owner Kunara, Kuswartono memberikan edukasi terkait olahan salak di rumahnya. (Dwi Santoso/afederasi.com)

Jombang, (afederasi.com) - Puluhan mahasiswa dari Universiti Teknologi MARA Malaysia dan mahasiswa Universitas Hasyim Asyari (Unhasy) Tebuireng, Jombang mengunjungi sentra olahan salak yang ada di Desa Kedungrejo, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, Rabu (13/09/2023).

Pantauan di lokasi rombongan datang ke rumah olahan salak Kunara di Desa Kedungrejo, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang untuk mengetahui bagaimana cara pengolahan salak menjadi berbagai macam jenis makanan dan minuman yang berbahan dasar salak.

Ditemui saat kunjungan owner rumah Ooahan salak Kunara, Kuswartono, pihaknya menerima kunjungan mahasiswa dari Malaysia dan juga mahasiswa dari Unhasy Tebuireng, Jombang yang datang untuk melakukan studi banding. 

"Ceritanya beberapa waktu lalu ada telepon dari Malaysia, kontak kami, dengan kode negara mereka, akhirnya 'nyambung' dengan pihak menejemen. Selang beberapa waktu ternyata ditindaklanjuti dari Unhasy. Karena Unhasy ternyata kerjasama dengan perguruan (tinggi) yang ada di Malaysia itu," beber Kuswartono. 

Lebih lanjut Kuswartono menyampaikan, hingga saat ini pihaknya telah berhasil membuat berbagai macam makanan dan minuman berbahan salak menjadi olahan salak.

"Lebih dari 10. Dari buah salak saja yang menjadi olahan salak menurunkan lebih dari 10 turunan. Dan yang paling populer, ada jenang salak, keripik buah Salak, sirup buah Salak, kopi biji Salak, teh kulit Salak, bakeri dan lain-lain," pungkasnya.

Salah seorang mahasiswa Universiti Teknologi MARA Malaysia bernama Mohammad Amirul Hakim (23) mengatakan, kedatangan dirinya bersama teman-temannya ingin merasakan buah Salak yang ada di tempat tersebut. 

"Kami di Malaysia ada juga buah ini, tapi kami mau merasa sendiri keistimewaan di Indonesia," kata Mohammad Amirul Hakim dengan logat Malaysia. 

Selain itu kata dia, dari Rumah Olahan Salak Kunara ini, dirinya mendapatkan pengetahuan bahwa buah salak merupakan buah yang istimewa. 

"Buah ini juga sedap, malah kalau di Indonesia ada (dibuat untuk) kerupuk (keripik), dodol (jenang) dan saya mendapat satu ilmu baru tentang proses buah Salak itu, boleh juga berbagai cara, air, keripik jadi dapat ilmu baru, " pungkasnya. (san) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow