Potensi Tawuran di Manggarai Tinggi, Polda Metro Jaya Bentuk Tim Anti Tawuran

Potensi Tawuran di Manggarai Tinggi, Polda Metro Jaya Bentuk Tim Anti Tawuran
Pengukuhkan tim anti tawuran di Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.

Jakarta, (afederasi.com) - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Dr. Mohammad Fadil Imran mengukuhkan tim anti tawuran di Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.

Kapolda memberikan apresiasi kepada  bhabinkamtibmas, babinsa maupun perangkat RW di Kelurahan Manggarai, ini merupakan tugas pertama dan mulia bagi Kombes Pol Ade Ary Kapolres Metro Jakarta Selatan bisa berkolaborasi dengan perangkat RT, RW dan tokoh masyarakat

"Kita duduk bersama menyelesaikan persoalan yang ada di wilayah Manggarai," ujar Irjen Fadil.

Kapolda berharap kepada Kombes Pol Ade Ary berharap agar bisa menyelesaikan persoalan yang ada di wilayah Manggarai. Apabila wilayah Manggarai selesai insya allah wilayah Jakarta Selatan selesai dalam 50 persen. Kapolres harus datang setiap minggu ke wilayah itu agar di kenal oleh warga setempat.

Sepanjang tahun 2022 saja, kasus tawuran masih sering terjadi di Manggarai dan wilayah Jakarta lainnya. Hal ini menjadi bukti bahwa progres Polri dalam memerangi tawuran masih belum maksimal. Fenomena ini seperti sudah menjadi penyakit masyarakat yang kronis, menahun, dan tak kunjung sembuh.

Dalam menghadapi permasalahan tawuran di ibu kota  harus mencabut rumput sampai ke akar-akarnya.”Sehingga kita bisa meredam potensi tawuran di masyarakat sebelum terjadi,"katanya.

Hari ini, Insya Allah momentum yang baik dan tepat untuk kberkumpul dan guyub disini, untuk turun langsung melihat situasi dan kondisi yang riil tidak ingin pertemuan ini hanya sekedar seremonial semata

Saya meminta jajaran PMJ terus berinovasi dan mengarah kepada perspektif pemolisian modern yang selalu mengedepankan pencegahan kejahatan. TapiI tidak dapat bekerja sendiri, harus
merangkul, bekerjasama.

Polda Metro Jaya tidak bisa mencegah tawuran sendiri, perlu adanya kolaborasi dan sinergitas agar upaya ini berjalan lebih efektif.

"Mengapa? Bayangkan yang tawuran ini pasti memiliki keluarga, ada pranata keluarga, ada tetangga, ada sekolah, ada Pak RT, RW, Karang Taruna, Lurah, Pak Camat, Bapak Walikota fungsi kontrol harus holistik, begitu juga dengan intervensinya. Namun kunci utamanya adalah ketahanan keluarga,"ucapnya.

Polda Metro Jaya akan terus melakukan upaya preventif kepolisian dengan mengusung program Ada Polisi, yang bertujuan untuk mendatakan dan mencegah terjadinya tindakan kriminal oleh pelaku. Ini adalah wujud pemolisian modern berbasis komunitas, penguatan pada pencegahan

"Semoga dengan adanya Tim Anti Tawuran Kelurahan Manggarai, mampu berkontribusi untuk meminimalisir angka tawuran,"pungkasnya. (Jae)